Strategi Sukses para CEO Dunia

Sekilas pandang, sampul buku ini mengecoh. Nama Rhenald Kasali yang ditulis besar-besar di bagian atas langsung dengan mudah membuat orang berseru, “Ini dia buku terbaru dari pakar kita, yang selalu kita tunggu-tunggu.” Padahal, buku ini adalah kumpulan artikel dari Majalah BusinessWeek, dan Rhenald “hanyalah” pemberi kata pengantar. Apa boleh buat, kalau nama penulis buku “Mutasi DNA Powerhouse” yang juga dikenal sebagai pemilik Rumah Perubahan itu memang “menjual”, bahkan untuk sekedar memberikan kata pengantar singkat.

Buku ini berisi profil-profil orang hebat, yakni para pemimpin perusahaan besar. Dalam kata pengantarnya Rhenal Kasali menekankan bahwa perusahaan yang mereka pimpin benar-benar gede, gerakannya kadang menakutkan banyak pihak, dan selalu menjadi incaran untuk ditaklukkan oleh siapa saja. Sebagian besar LSM cenderung memusuhi, tapi bank-bank asing senang kepada mereka. Dan, di atas semua itu, kekuatan mereka bisa melebihi kekuasaan (aparatur) negara. Bahkan, rasanya tidak berlebihan jika dikatakan bahwa mereka adalah mesin pengubah peradaban yang sangat penting.

Dengan demikian, membaca buku ini sama artinya dengan menapak tilas jejak kesuksesan orang-orang besar. Perusahaan yang mereka pimpin menuju puncak sukses adalah nama-nama yang sudah tidak asing bagi kita. Dari Amazon hingga The New York Times, dari Dell hingga IMB, dari Motorola hingga Samsung, dari Ford hingga American Express. Kalau Anda seorang pebisnis, atau pemimpin divisi dari sebuah perusahaan yang membawahi banyak anak buah dan dituntut untuk senantiasa mampu mengambil keputusan, maka orang-orang yang profilnya dipaparkan dalam buku ini akan membantu Anda mengambil langkah yang tepat.

Dari orang-orang hebat ini, siapapun Anda, biasa belajar dari sisi mana pun. Sebab, seorang CEO, biasanya memang mumpuni dalam banyak sisi sekaligus. Dari Jeff Bezos, CEO Amazon.com misalnya, Anda bisa belajar bagaimana memvariasikan sumber aliran pendapatan dengan menambah bisnis baru pada jalur penjualan ritel produk berlaba kecil yang telah Anda miliki. Dari orang yang sama, Anda pun bisa mengulik bagaimana mengembangkan strategi teknologi yang memungkinkan Anda mendekati ribuan langganan Anda.

Jika oleh suatu sebab dan alasan saat ini Anda sedang mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah karyawan, maka John Chambers, CEO Cisco System, bisa menjadi teladan Anda mengenai bagaimana memangkas jumlah pekerja yang sangat besar dengan cara yang sehormat dan seprofesional mungkin. Selain itu, Anda juga bisa belajar darinya tentang memanfaatkan insentif untuk mempermudah transisi tim Anda ke dalam kultur perusahaan yang baru.

Ingin masuk ke pasar barang konsumsi baru dan sangat kompetitif, dan Anda hanya memiliki sedikit keahlian bahkan nol pengalaman tentang pasar itu? Pendiri dan CEO Dell Inc. Michael Dell akan berbagi rahasia di balik ekspansi yang dilakukannya. Atau, Anda adalah Direktur HRD yang sedang pusing bagaimana caranya mengganti budaya perusahaan yang tak sesuai dengan budaya yang menghargai kinerja dan kerja sama? Cermati saja kisah Edward Zander, yang begitu menduduki jabatan CEO Motorola langsung menegaskan bahwa semuanya akan berubah. Di kemudian hari, dia dikenal sebagai reorganisator yang radikal. Antara lain, dia merancang skema insentif yang menghargai kerja sama, dan bukan hanya sekedar satuan kinerja individu.

Secara keseluruhan buku ini menghimpun reportase atas 14 CEO yang ditulis oleh wartawan, kepala biro maupun koresponden BusinessWeek dari rentang 2002 hingga 2006. Lebih dari sekedar kumpulan profil, buku ini boleh dibilang merupakan rangkaian studi kasus. Setiap bab dilengkapi dengan insert berupa “taktik praktis” yang membantu memudahkan Anda memetik intisari pelajaran dari tiap-tiap kasus. Hadiahkan buku ini kepada karyawan Anda, dengan harapan, mereka bisa menyerap inspirasi untuk menjadi manusia unggul yang dibutuhkan perusahaan, yang tidak sekedar “thinking out of the box” melainkan juga “jump out of the box”.