Senam untuk Meningkatkan Pikiran

Salah satu temuan paling signifikan dalam psikologi masa kini, kita boleh memilih apa yang ingin kita pikirkan. Lama sebelumnya, para pakar berpendapat bahwa kita telah diprogram sejak masih bayi, atau kita hanya bisa mengubah perilaku setelah menerima hadiah atau hukuman. Ternyata, bukan begitu. Kabar baik dalam hal ini: sementara kita boleh memilih berpikir bahwa dunia ingin menerkam kita, kita juga boleh berpikir bahwa kita memiliki kuasa untuk mengubah nasib kita.

The Mind Gym berisi pengetahuan dan tips yang sebagian besar diambil dari ilmu psikologi, mengenai cara menggunakan otak kita secara lebih efektif sehingga kita bisa mendapatkan lebih banyak dari hidup ini. Menurut buku ini, banyak hal dalam ilmu psikologi yang sebenarnya dapat digunakan untuk menyempurnakan hidup kita. Tapi, sebagian besar ilmu tersebut tersembunyi dalam makalah-makalah akademik yang rumit dan hanya diperbincangkan di kalangan terbatas.

Buku ini mencoba menyediakan peta masuk ke dalam dunia psikologi dan pengembangan pribadi dengan membuat yang pertama mudah diakses dan yang belakangan lebih serius. Teori-teori psikologi klasik seperti optimisme-pesimisme, locus of control, teori tentang stres, kehendak bebas dan lain-lain diturunkan ke dalam latihan-latihan seperti halnya kita memasuki sebuah pusat kebugaran.

Maka, seperti ketika masuk tempat kebugaran, dalam buku ini Anda bisa memilih alat atau olah raga apa yang cocok dan dibutuhkan oleh tubuh Anda, serta bagian tubuh mana yang ingin Anda tingkatkan kebugaran dan kekuatannya.

Buku ini dibagi menjadi lima bagian utama yaitu “Mengambil Kendali,” “Kesan yang Benar,” “Perbincangan yang Alot”, “Stres dan Relaksasi” dan “Sari yang Kreatif.” Setiap bab berisi ulasan pengetahuan yang disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti, tips-tips praktis, contoh-contoh kasus, dan tes sederhana untuk menilai diri sendiri seperti yang seringkali ada di dalam buku psikologi populer zaman sekarang. Tidak ketinggalan tentunya latihan untuk otak, yang terdiri dari latihan mencermati dan mencoba.

Apakah buku ini benar-benar membantu seperti tujuan yang ingin dicapainya, yaitu membantu kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, menjadi lebih disukai, lebih dihormati, mampu mengatasi badai yang menerjang hidup kita, dan mengurangi stres negatif? Bila kita membaca komentar-komentar pembaca yang dikutip Amazon.com, buku ini memang tidak akan secara magis mengubah hidup kita.Tapi, berbagai metode dan teknik psikologi di dalam buku ini mungkin saja sudah lama kita lupakan, dan kita akan menemukan hal-hal itu kembali menarik dan kemungkinan membantu dalam berbagai situasi hidup kita.

Tidak seperti buku-buku self-help kebanyakan yang penuh dengan saran-saran dangkal, buku ini diperkuat dengan pengetahuan psikologi yang akan membuat kita berpikir, dan bukan hanya mengatakan apa yang harus kita lakukan. Tidak jarang juga dalam bab-bab di buku ini kita akan merasa, “Wah, ini gue banget!”

Jadi, bila era 1980-an ditandai dengan kesadaran orang soal kebugaran tubuh (maraknya pusat kebugaran, gaya hidup vegetarian) dan pada 1990-an merebak kesadaran mendadak orang dalam perkara spiritualitas (yoga, fengshui), apakah dasawarsa ini akan dipenuhi dengan upaya-upaya meningkatkan pikiran?