Mengukur Kinerja HR dengan HR Scorecard

Di tengah maraknya usaha orang HR untuk menjadi mitra strategis dalam bisnis, diperlukan seperangkat alat pengukur dan juga sistem yang memastikan semua berjalan dengan benar sesuai dengan tujuan-tujuan organisasi. Era New Economy saat ini ditandai dengan semakin pentingnya human capital sebagai aset perusahaan. Masalahnya, aset yang tak terlihat ini justru adalah aset yang paling sulit dipahami dan juga sulit diukur. Tuntutan untuk mengukur strategi di bidang Human Resources (HR) dan pengaruhnya terhadap kinerja bisnis semakin hari semakin tinggi.

Tiga tokoh penting di dunia HR (Brian E. Becker, Mark A. Huselid, Dave Ulrich) telah melakukan riset terhadap lebih dari 2500 perusahaan untuk menemukan model yang bisa digunakan untuk mengimplementasikan strategi HR dan juga mengukur hasilnya.

Model tersebut dituangkan dalam buku berjudul HR Scorecard: Linking People, Strategy and Performance. Buku setebal 235 halaman ini dibagi menjadi 8 bagian, yang dibuka dengan pembahasan mengenai HR as a Strategic Partner: The Measurement Challenge. Bagian ini menceritakan tantangan untuk mendapatkan sistem pengukuran yang efektif untuk mengukur kontribusi HR terhadap implementasi strategi dalam sebuah perusahaan.

Bagian dua, Clarifying and Measuring HR’s Strategic Influence: Introduction to a Seven-Step Process mengungkapkan tujuh langkah agar HR dapat bergeser dan memasuki fungsi strategis. Creating an HR Scorecard (bagian ketiga) berisi tips untuk membangun sebuah sistem pengukuran HR, yang dimulai dari identifikasi HR Deliverables dan identifikasi HR System Alignment.

Bagian selanjutnya adalah Cost-Benefit Analyses for HR Interventions, The Principles of Good Measurement, dan Measuring HR Alignment. Bagian ketujuh, Competencies for HR Professionals memaparkan kompetensi yang harus dimiliki seorang profesional HR yang terdiri dari: – knowledge of the business – professional mastery of HR – change management – culture management – personal credibility Buku ini ditutup dengan seperangkat petunjuk praktis dalam implementasi HR Scorecard.

Banyak yang menilai konsep yang diusung buku ini sangat berguna namun tidak terlalu praktis. Beberapa komentar di Amazon.com mengatakan buku ini diperlukan oleh organisasi yang mempunyai sumber daya untuk mengimplementasikan sistem yang mendalam dalam mengukur kinerja HR mereka.

Buku ini tidak mengajarkan cara cepat untuk memasukkan kinerja itu ke dalam laporan bisnis. Contoh nyata juga bisa dibaca dalam buku ini, dari organisasi-organisasi besar seperti Verizon/GTE, General Mills dan General Electric. Meskipun begitu, buku yang ditulis dengan baik dilengkapi contoh-contoh dan tabel-tabel yang sangat berguna ini juga bisa digunakan oleh organisasi yang kecil. Organisasi kecil bisa menggunakan scorecard yang lebih sederhana berdasarkan poin-poin dalam sistem HR.