Mencetak SDM yang Berkualitas

Setiap perusahaan pasti memiliki keinginan untuk maju dalam perjalanan bisnisnya. Adira Finance sebagai perusahaan yang memberikan jasa pembiayaan kendaraan, telah mengalami beberapa fase hingga pada akhirnya sampai pada pertumbuhan aset yang sangat menguntungkan. Apa rahasia dari kesuksesan tersebut? Stanley S Atmadja selaku Founder & CEO Adira Finance membagikan pengalamannya dalam memimpin sebuah perusahaan melalui sebuah buku yang ditulisnya sendiri, yang berjudul Making The Giant Leap.

Human sebagai penggerak suatu perusahaan merupakan faktor yang sangat penting. Hal ini bukanlah isapan jempol semata. Melalui bukunya, Stanley menjelaskan enam elemen yang membentuk sebuah lompatan besar dalam sebuah organisasi. Keenam elemen tersebut adalah Leader Driven Enterprise, Managing by Values, The Power of Team Strategy, People-Focused Execution, Winning Spirit, dan Human Empathy.

Sebagai buku panduan, buku ini menjabarkan satu demi satu elemen tersebut dalam sebuah bab yang terpisah. Stanley memberikan contoh-contoh konkret yang terjadi di Adira Finance dalam membangun sebuah tim yang solid. Misalnya, kampanye budaya perusahaan yang dilakukan dengan roadshow ke cabang-cabang. Kehadiran para CEO menurut Stanley dapat memberikan nafas terhadap nilai-nilai yang ada, sehingga dapat dimaknai dengan baik oleh karyawan.

Hal menarik lain yang ada di Adira Finance adalah terciptanya singkatan atau akronim yang dibuat oleh managemen untuk meningkatkan kualitas karyawan. Misalnya, ADIRA TOP, singkatan dari Advance, Discipline, Integrity, Reliable, Accountable, Teamwork, Obssesed, Professional. Singkatan-singkatan tersebut dapat dengan mudah diingat oleh karyawan dalam menjalankan tujuan organisasi. Ada pula CARE, singkatan dari Cekatan, Antusias, Ramah, dan Empati.

Selain singkatan, managemen juga melakukan sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memberikan motivasi bagi karyawan, khususnya di jajaran service paling bawah, yakni frontliner. Para frontliner diajak untuk berpartisipasi dalam kontes AFI (Adira Frontliner Idol).

Membaca judulnya, kita mungkin langsung membayangkan bahwa isi buku ini sangat serius dan membosankan. Kenyataannya tidak. Membaca buku ini tidak seperti membaca buku panduan pada umumnya, tapi lebih terasa membaca pengalaman seseorang dalam menjalankan perusahaan yang dipimpinnya. Bahasa yang digunakan sangat komunikatif.

Buku ini tidak hanya penting untuk dibaca oleh para direktur, tapi juga para karyawan bahkan mahasiswa yang ingin menambah pengetahuan mengenai human management sebagai penggerak roda perusahaan. Jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, buku ini juga bisa menjadi panduan dalam menata komunikasi intrapersonal. Tanpa harus membocorkan rahasia perusahaan dengan vulgar, buku ini sangat inspiratif dan menarik.