Mantra, Mengubah Nasib dengan Kata

Setelah sukses dengan buku pertamanya Provokasi: Menyiasati Pikiran, Meraih Keberuntungan, pada 2008, Gramedia Pustaka Utama meluncurkan Provokasi 2, Mantra: Mengubah Nasib dengan Kata, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Buku karya penulis Prasetya M. Brata ini berisi tentang kekuatan menggunakan kata dan mengubah nasib dengan kata.

Penulis bernama lengkap Prasetya Maytrea Brata ini mengatakan, ide awal membuat buku ini karena ia suka memprovokasi teman-teman Facebook-nya untuk bertanggung jawab memaknai kata-kata dalam situs mereka. “Hidup mereka diribetkan dengan pikiran-pikiran mereka sendiri akibat membaca status-status di Facebook, serunya.

Dalam acara peluncuran buku yang dihadiri Prie GS, Sang Penggoda Indonesia, laki-laki yang akrab disapa Pras ini menyampaikan cara memaksimalkan kata-kata agar menghasilkan sesuatu yang positif dan berguna.

Pras mengatakan bahwa ia sudah menghentikan orang untuk menggunakan kata-kata positif dan negatif. Menurutnya, kadangkala kata-kata negatif justru membuat seseorang bangun dan tidak selamanya kata-kata positif itu berdampak positif. Yang penting, Selalu menggunakan kata-kata yang memberdayakan dan membangun, bukan yang men-disempowerment atau merusak, tuturnya.

Ada nuansa yang berbeda dan kontroversial dalam tulisan Pras, seolah-olah menantang arus pemikiran pada umumnya. Hal ini yang membuat Pras dijuluki sang provokator. Gaya penulisannya dan konten-konten yang inspiratif membuat pembaca tidak bosan dan ikut terprovokasi. Buku ini cukup ringan, berisi tentang berbagai hal untuk memotivasi dan memprovokasi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekali kejutan dan sangat inspiratif. Saya salah satu pembaca yang menantikan kelanjutan buku Provokasi, jadi mudah-mudahan karya Pras yang kedua ini memuaskan, ungkap Nila, mahasiswa, pembaca buku Provokasi yang turut menghadiri launching Provokasi 2.

Buku Provokasi 2 tidak memiliki sisi analisis ilmiah. Kontemplasi Pras sebagai penulis terhadap berbagai pengalaman hidupnya adalah tema sentral buku ini dan menjadi kekuatannya, yakni mengubah tacit knowledge milik Pras menjadi explicit knowledge yang bisa dinikmati bersama.

Selama ini Pras dikenal sebagai dosen Program Magister Manajemen FE-UI, trainer mind management & hypnosis dalam aplikasinya untuk pengembangan diri dan bisnis, praktisi hypnotherapy yang berafiliasi kepada Indonesian Society of Clinical Hypnosis, Certified Meta NLP (Neurosemantics Master Practitioner), Certified Professional Human Resources, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Dharma Bumiputera. Beberapa tahun terakhir, Pras juga mendapat julukan baru, yaitu mind provokator atau provokator pikiran, melalui berbagai workshop yang dia bawakan.