Tantangan Talent Management CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga yang merupakan hasil merger Bank Lippo dengan Bank Niaga tahun 2008 yang lalu tentu memiliki tantangan pengelolaan SDM yang unik. Hal ini mengemuka dalam salah satu sesi HR Meet and Talk yang diselenggarakan PMSM (Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia) Indonesia hari Kamis (3/5) yang lalu.

Menurut Eric Gunawan, Head of Learning & Capability CIMB Niaga, tantangan mengolah dua manajemen menjadi satu perusahaan ini membuat Departemen HR memberikan fokus pada talent management.  Dalam hal ini CIMB Niaga memiliki tools yaitu talent mapping, dengan cara pemetaan terhadap performance potensial.

“Jadi kita ambil performance karyawan 3 tahun berturut-turut, dari sana kita ukur kompetensinya,” ujar Eric. Setelah mengukur dari hal umum, karyawan kemudian dinilai berdasarkan kompetensinya, seperti basic

Leadership sampai Leading for Success Team.

Yang terpenting dalam proses talent management ini adalah memastikan seseorang dengan high potensial duduk di posisi critical (penting). Tahapan selanjutnya juga meliputi mengukur tingkat resiko orang-orang yang akan meninggalkan perusahaan.

Setelah talent mapping, untuk membuat karyawan engage perusahaan menjalankan program Reward yang tepat, masing-masing direktorat HR harus mengetahui kira-kira siapa saja yang bisa dipromosikan. Dalam hal ini jangan hanya fokus pada level atas saja, demikian Eric menambahkan.

Selain gaji yang sesuai, kebijakan promosi yang terbuka, ternyata pemberian reward seperti kesempatan menuntut ilmu di sekolah berkualitas juga sudah disediakan CIMB Niaga sebagai salah satu wujud penghargaan untuk karyawan yang kompeten.

zp8497586rq
Tags: ,