Menerapkan Telecommuting Secara Efektif

Kemacetan yang semakin menggila menyebabkan beberapa organisasi mulai mempertimbangkan penerapan telecommuting. Telecommuting atau Telework adalah model bekerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja dalam hal tempat maupun waktu kerja dengan bantuan teknologi telekomunikasi.

Dengan bantuan teknologi telekomunikasi, karyawan dapat bekerja dan berkolaborasi sama efektifnya tanpa perlu bepergian ke tempat kerja setiap hari. Dengan begini, karyawan dapat bekerja dari rumah maupun kafe atau tempat lain yang nyaman bagi mereka.

Agar telecommuting dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan manajemen yang tepat, dan biasanya lebih didasarkan dan ditujukan pada hasil. Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk menerapkan telecommuting, berikut beberapa poin yang dapat dipertimbangkan dan juga dimasukkan dalam perjanjian telecommuting.

1. Bagaimana cara mengetahui kapan karyawan bekerja?

Manajer HR sebaiknya tahu ketika karyawan bekerja atau tidak, karena ini berhubungan dengan biaya yang telah dikeluarkan perusahaan dan produksi kerja karyawan. Apalagi bila perusahaan meminjamkan fasilitas kerja untuk karyawan, hal ini bisa menjadi tools untuk manager mengetahui apakah karyawan sudah log in ke jaringan kantor yang terhubung langsung. Perlu juga dibuat standarisasi, misalnya setiap jam berapa karyawan harus login ke dalam chatroom (bisa menggunakan Skype dll). Ketika seseorang bekerja di rumah, pastikan memiliki cara yang akurat untuk mengetahui kapan dan bagaimana ia bekerja.

2. Bagaimana bila karyawan terluka pada saat bekerja?

Apa yang terjadi jika karyawan terluka? Ketika ka

ryawan terluka pada saat bekerja, seharusnya mereka tetap mendapatkan kompensasi dari asuransi pekerja. Selain itu, perusahaan memiliki kewajiban berdasarkan Undang-undang kesehatan dan keselamatan untuk kasus kecelakaan kerja. Lalu bagaimana bila karyawan mengalami kecelakaan saat bekerja di rumah? Perusahaan juga mempunyai kewajiban untuk meng-cover keselamatan karyawan yang bekerja di luar kantor, selama itu masih dalam waktu kerja.

3. Aturan ketenagakerjaan mana yang berlaku?

Jika karyawan Anda bekerja telecommuting dari negara lain, ingatlah bahwa ia kemungkinan akan berhubungan dalam hukum ketenagakerjaan (termasuk upah, jam, undang-undang upah pembayaran) negara tersebut. Anda juga akan mengurus asuransi serta pembayaran pajak penghasilan karyawan yang mau tidak mau menjadi penting.

4. Bagaimana Anda menjaga keamanan jaringan serta kerahasiaan data?

Bekerja secara jarak jauh juga mengakibatkan kurangnya proteksi terhadap jaringan kantor, dokumen penting menjadi riskan dengan serangan virus malware, dan lain-lain. Biasakan karyawan memiliki perlindungan anti virus atau sejenisnya untuk melindungi perangkat lunak dan jaringan kantor saat bekerja di luar kantor.

Penting juga bagi perusahaan untuk menjaga informasi yang bersifat rahasia. Karena itu pastikan karyawan menyetujui kebijakan ketika mereka bekerja di rumah.

Setelah kebijakan tertulis mengenai telecommuting sudah dibuat perusahaan, sertakan karyawan untuk menandatangani perjanjian tersebut. Buatlah kebijakan itu menguntungkan baik untuk karyawan maupun perusahaan, dan ingatkan untuk melindungi privasi kantor.

zp8497586rq
Tags: , ,