3 Pembeda Orang-orang Bertipe Callings

CALLINGS, adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pekerjaan yang dianggap sebagai panggilan hidup. Individu di kelompok ini melakukan pekerjaannya karena mereka memiliki sebuah misi. Tentunya bukan misi untuk memperkaya diri sendiri, tetapi lebih berfokus pada kebaikan masyarakat luas dan lingkungan.

Orang-orang tipe callings adalah orang yang menikmati pekerjaan mereka. Mereka berbeda dari segi prioritas dan tujuan bekerja. Menurut Bill Barnett dalam tulisannya di LinkedIn.com, perbedaan tersebut dapat dilihat dari tiga hal, antara lain :

1. They Emphasize Service
Yang terpenting bagi orang-orang yang menganggap pekerjaanya sebagai panggilan adalah menitikberatkan apa yang ia lakukan pada pelayanan terhadap orang lain. Pekerjaannya biasanya berasosiasi pada keagamaan, sosial dan kerelawanan. Sedangkan dalam konteks perusahaan, mereka akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dan selalu berusaha menyenangkan konsumen.

2. They Emphasize Craftsmanship
Keahlian adalah salah satu kata kunci agar kita bisa memperlakukan pekerjaan sebagai panggilan hidup. Bukan semata-mata untuk memaksimalkan dan menonjolkan kemampuannya, tetapi karena mereka merasa keahlian tersebut berharga untuk diimplementasikan demi kebaikan banyak orang.

3. They de-Emphasize Money
Hampir semua orang yang memperjuangkan pekerjaan untuk bisa menjadi calling menempatkan uang bukan sebagai prioritas utama. Mereka lebih menggarisbawahi hal-hal lain seperti peranan seperti apa yang akan ia mainkan dalam pekerjaannya tersebut.

Mempertimbangkan tiga klasifikasi di atas, maka para pencari kerja ataupun yang telah bekerja memiliki kebebasan untuk memilih, apakah ia akan memilih “jobs” untuk mengisi hidupnya, atau mengejar ‘karir’ untuk kepuasan batinnya, atau bisa juga ia memilih mengikuti callings-nya dan menikmati setiap moment pekerjaannya. (*/tw)

Baca artikel sebelumnya:
Mana Tipe Anda: Jobs, Career, atau Callings?

Tags: , ,