Tak Kunjung Mendapat PKWT

Pertanyaan :

Saya masuk di perusahaan sekarang karena take over dari perusahaan lama yang sebenarnya milik perusahaan sekarang. Pada saat masuk saya tetap mengirim lamaran sebagai dasar untuk mendapatkan PKWT.  Setelah 1 minggu saya bekerja, saya menanyakan PKWT tersebut dan pihak perusahaan hanya menjawab masih proses. Waktu berlalu sampai beberapa bulan, jika saya menanyakan kontrak tersebut jawabannya masih belum ada waktu, dan ternyata teman-teman kerja saya yang sudah tahunan juga tidak pernah tanda tangan kontrak apapun. Akhirnya saya memberanikan diri untuk komplain langsung ke pengurus, yang rencananya akan diadakan meeting bersama dengan karyawan. Apakah dasar saya /UU yang mana yang harus saya pakai untuk bisa berargumen nantinya. Selain itu saya juga akan membahas perihal gaji karyawan yang masih jauh dari standar minimum gaji disnaker. Untuk diketahui perusahaan ini adalah kopkar PLTU yang mempunyai bisnis internet, property, dan transportasi (antar jemput karyawan PLTU), di samping core bisnisnya yaitu simpan pinjam. Terima kasih.


Jawaban :

Jawaban:

1.       Suatu perusahaan yang mempekerjakan seseorang dengan membayar, dan terbukti bahwa hubungan itu ada unsur pekerjaan, perintah, dan upah, maka hubungan tersebut sudah termasuk dalam hubungan kerja meskipun tidak ada perjanjian kerja tertulis.

2.       Bila maksud dari perusahaan adalah mempekerjakan pekerja dengan berdasarkan pada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), maka PKWT harus tertulis. Di sisi lain, Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) tidak harus tertulis.

3.       Berikut ketentuan hukum yang berlaku, sebagaimana diatur dalam UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pasal 1

5.       Hubungan kerja adalah hubungan antara pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja, yang mempunyai unsur peke

rjaan, upah, dan perintah.

Pasal 51

(1) Perjanjian kerja dibuat secara tertulis atau lisan.

(2) Perjanjian kerja yang dipersyaratkan secara tertulis dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Pasal 57

(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dibuat secara tertulis serta harus menggunakan bahasa Indonesia dan huruf latin.

(2) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang dibuat tidak tertulis bertentangan dengan ketentuan sebagai mana dimaksud dalam ayat (1) dinyatakan sebagai perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu.

(3) Dalam hal perjanjian kerja dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing, apabila kemudian terdapat perbedaan penafsiran antara keduanya, maka yang berlaku perjanjian kerja yang dibuat dalam bahasa Indonesia.

zp8497586rq
Tags: ,