PKWT dan PKWTT

Pertanyaan :

Yth Ibu Wiwik, Assalamualaikum wrwb. Langsung saja ya bu, saya ingin bertanya seputar isu PKWT, yang jadi pertanyaan saya adalah: 1. Bagaimana status Kontrak Kerja PKWT yang ditandatangani oleh Expatriat. Apakah otomatis menjadi PKWTT. Mohon kalau bisa dilampiri dengan penjelasan UU nya ya bu... 2. Sepengetahuan saya PKWT paling lama berlaku 2 tahun dan bisa diperpanjang max 1 tahun. Apakah bisa kontrak kerja di perpanjang lebih dari 1 kali dalam 1 tahun.. 3. Apakah karyawan yang sudah dikontrak 3 kali akan otomatis menjadi karyawan tetap (PKWTT)? Mohon dengan hormat penjelasannya ya bu. Maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Salam Hangat,


Jawaban :

JAWAB:

Merujuk pada UU 13/2003 pasal 46, tenaga kerja asing dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan atau jabatan-jabatan tertentu.
Mengenai otomatis menjadi PKWTT tidak disebutkan pada pasal ini, namun dalam ketentuan umum disebutkan bahwa hal-hal yang menyalahi Undang-Undang batal demi hukum.

Berikut saya kutipkan pasal 59 UU no 13 tahun 2003 berkaitan dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, silakan mengacu pada ketentuan ini.

Pasal 59

1. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
a. Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya ;
b. Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun ;
c. Pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
e. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.
f.  Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dapat diperpanjang atau diperbaharui.

2. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.

3. Pengusaha yang bermaksud memperpanjang perjanjian kerja waktu tertentu tersebut, paling lama 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir telah memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pekerja/buruh yang bersangkutan.

4. Pembaharuan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya
perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaharuan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.

5. Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5), dan ayat
(6) maka demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu.

6. Hal-hal lain yang belum diatur dalam pasal ini akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri

Demikian, semoga jelas.