Skala Gaji Untuk Perusahaan Baru

Pertanyaan :

Dear Bu Mira, langsung saja ya.. untuk perusahaan yang baru akan berjalan, kira-kira langkah apa saja yang harus dikerjakan untuk membuat sebuah skala gaji dan sistem penggajian yang tepat dan adil? Terimakasih


Jawaban :

Sdri Ryah yang budiman,

Salam sejahtera untuk Anda.

Penetapan skala penggajian yang tepat dan adil bagi perusahaan yang baru berjalan sebenarnya perlu melihat kebermampuan perusahaan selain juga mengadposi  harga gaji di pasaran. Keadilan dalam konsep penggajian tidak mengartikan “kesamaan”, tetapi maknanya adalah “ketidaksamaan”. Pekerjaan yang bobot dan kompleksitasnya lebih tinggi seharusnya dibayar lebih tinggi dibandingkan posisi lain yang tingkat kompleksitasnya lebih ringan. Untuk menentukan besar kecilnya bobot pekerjaan yang ada di perusahaan, Anda pun perlu melakukan kajian tertentu yang biasanya menggunakan Sistem Evaluasi Jabatan.

Referensi mengenai berbagai metoda evaluasi jabatan sebetulnya dapat  Anda cari dari kamus informasi dalam Portal HR yang pernah saya berikan.Alangkah baiknya jika Anda mendapatkan data gaji (perkiraan) dari gaji di pasar sebelum menentukan kebijakan penggajian. Ini yang disebut dengan keadilan eksternal. Gunakan referensi pada industri yang sejenis atau paling tidak proses bisnisnya hampir serupa dan tentukan pada tingkatan mana perusahaan yang masih baru ini memiliki kekuatan membayar.

Untuk industri dengan model padat karya maka strategi penggajiannya akan khas dibandingkan dengan industri padat modal. Data gaji di pasar sebenarnya dapat Anda peroleh dari beberapa penyedia informasi Salary Survey, atau jika Anda memiliki jaringan yang luas Anda dapat bertukar informasi dengan sumber jaringan Anda. Tentu tergantung kedekatan. Sebetulnya, terdapat informasi Salary Survey yang tersedia secara gratis dari suatu Consulting Firm yang dapat Anda akses melalui  internet. Paling tidak, informasi ini bisa Anda jadikan salah satu referensi.Sebagai perusahaan yang masih baru, Anda juga harus cermat menentukan kebutuhan kompetensi pekerja, dan sejauh mana kedalaman kompetensi ini dibutuhkan perusahaan. Jika kompetensi yang diperlukan  adalah tingkatan yang highly skill dan langka ditemukan di pasaran tentu perusahaan harus siap dengan pembiayaan gaji yang lebih besar. Sebaliknya, jika tuntutan kompetensi pekerja yang diperlukan relatif mudah ditemukan di pasar tenaga kerja, maka perusahaan dapat merumuskan strategi penggajian yang tidak harus selalu kompetitif. Semuanya berpulang pada kebermampuan perusahaan.

Demikian penjelasan atas pertanyaan Anda. Semoga membantu.

Salam hangat

Mira G Widagdo

 

Tags: ,