Train the Trainers: Certified Trainers

 

Download Formulir Pendaftaran

Karena kami memahami bahwa:

Kualitas pengajaran sangat menentukan keberhasilan pembelajaran
Harga murah sebuah pelatihan tidak selalu menjadi keunggulan
Tetapi kami memberikan jaminan kualitas
Karena kami mengemasnya dalam pelatihan yang padat praktek
Sehingga Anda akan mampu mengajar
Dengan paradigma baru, cara baru, dan pencapaian baru

Manfaat Program Ini Bagi Anda:

  • Kepercayaan Diri dan Performa Mengajar yang OPTIMUM
  • MOTIVASI MENGAJAR dan Keterampilan Pendekatan Interpersonal
  • Teknik Mengajar dengan Pendekatan Baru (Quantum Teaching)
  • Penemuan POTENSI DIRI (Multiple Intelligences)
  • Kemampuan Menganalisa Kebutuhan, Mengelola dan Mengevaluasi Pelatihan
  • Kekayaan Metode dan Media Pengajaran
  • Penemuan RAHASIA PRESENTASI SUKSES

Pelatihan ini kami bagi menjadi 3 tahap sebagai berikut :

Tahap I Motivasi dan Pemahaman, dengan materi :

1. Menjadi pengajar adalah panggilan
Mengajar adalah salah satu tugas paling mulia dalam kehidupan. Tugas mengajar adalah memberikan tuntunan kepada akal budi seseorang sehingga orang yang diajar mengalami sebuah pencerahan dan termotivasi untuk bertindak menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Untuk sampai mampu memotivasi, seorang pengajar perlu memiliki daya dobrak. Daya atau kekuatan tersebut haruslah murni dan ditemukan dari dalam diri si pengajar. Dibutuhkan ketulusan dan pemahaman yang baik ketika berhadapan dengan para peserta didik yang diajarnya sehingga tujuan pengajaran bisa tercapai dengan efektif.

2. Konsep belajar – mengajar
Makna kata pendidikan berasal dari bahasa Inggris education yang bersal dari Bahasa Latin educare yang berarti to drow out (menarik ke luar). Pemahaman ini memberikan kesadaran bahwa pada dasarnya seseorang sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam dirinya namun masih tersimpan (belum disadari) dan butuh pemicu untuk mengeluarkannya. Peran pengajar/trainer sangat vital di sini karena pengajar adalah pemicu, media dan fasilitatornya .

3. Proses belajar – proses mengajar
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam sebuah proses belajar dibutuhkan berbagai kondisi yang mendukung untuk mencapainya. Jika seseorang tidak merasa butuh dengan sesuatu yang ditawarkan untuk dipelajari sudah pasti motivasi belajarnya sangat rendah? Jika motivasi rendah sudah pasti hasil belajarpun rendah. Bagaimana menyiasati hal ini? Tentu kembali kepada kemampuan masing-masing pengajar, salah satunya adalah keterampilan membuat kondisi belajar. Pengkondisian belajar adalah tahap awal proses mengajar, dan ini sangat penting. Isi pengkondisian belajar yang terpenting diantaranya adalah penyampaian manfaat yang akan didapat peserta.

4. Keterampilan Dasar Mengajar
Menjadi seorang pengajar atau instruktur atau seorang pelatih perlu memiliki keterampilan dasar mengajar. Keterampilan tersebut di antaranya adalah keterampilan bertanya, keterampilan memberikan penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan memberikan penjelasan, keterampilan membimbing diskusi dan keterampilan membuka dan menutup pengajaran. Penting sekali hal ini dikuasai dan ini adalah modal bagaimana seorang pengajar mampu untuk membuat kelas tetap dalam kondisi yang hidup, menyenangkan dan efektif.

5. Menemukan potensi – pemahaman terhadap kecerdasan majemuk
Howard Gardner seorang peneliti kecerdasan mengelompokan kecerdasan menjadi 8 macam kecerdasan. Ia berasumsi pada setiap manusia umumnya ada beberapa kecerdasan. Namun ada kecenderungan (dominasi) kecerdasan tertentu dalam diri setiap orang. Kesadaran ini akan membuka cakrawala baru bagi pengajar dalam membuat metode dan pendekatan mengajar. Semakin kaya menggunakan berbagai kecerdasan akan semakin efektif dan memotivasi peserta didik untuk belajar.

6. Teknik belajar efektif dengan teknik peta pikiran dan mengingat cepat
Saat ini begitu banyak informasi yang diperlukan dan begitu banyak informasi yang ditawarkan dari berbagai macam media. Untuk keperluan ini seorang pengajar harus terus meningkatkan kemampuan belajarnya yaitu menyerap dan mengingat informasi yang sudah diambilnya. Tanpa peningkatan teknik belajar yang memadai maka pengajar akan mudah kehabisan sumber daya, namun dengan teknik belajar efektif seorang pengajar akan memiliki kreativitas dan kemudahan dalam memberikan pengajaran.

Tahap II : Keterampilan Mengajar Lanjutan

7. Rencana Program Mengajar
Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi kemungkinan bagi peserta untuk terjadinya proses belajar. Untuk itu perlu langkah awal sebelum mengajar yaitu membuat rencana mengajar. Gagal membuat rencana mengajar berarti berencana untuk gagal mengajar. Perencanaan mengajar akan menuntun pengajar untuk mempersiapkan setiap langkah yang perlu dilakukan dalam setiap tahap proses pengajaran.

8. Metoda dan Media Mengajar
Salah satu ukuran kekayaan pengalaman mengajar seseorang terletak dari kemampuannya untuk melibatkan peserta untuk mau terus belajar. Membuat peserta untuk tetap setia dan terus menggali dirinya dalam proses belajar membutuhkan kekayaan metode dan pendekatan. Kekayaan metode ini akan meningkatkan partisipasi. Sarana dan prasarana mengajar pun perlu diperhatikan secara khsus. Untuk meningkatkan dan menyegarkan kembali penguasaan media peserta juga diajak untuk mengenal pengoperasian power point yang lebih efektif

9. Presentasi
Keterampilan memberikan presentasi secara efektif adalah dambaan setiap pengajar. Setiap pengajar ingin mendapatkan nilai plus dari setiap peserta didiknya ketika ia sudah berdiri di depan kelas. Kemampuan berpresentasi efektif adalah sebuah proses dan membutuhkan jam terbang. Kemampuan presentasi seorang pengajar dituntut lebih bukan saja 3 V (verbal, vokal dan visual) masih banyak hal lain yang disorot sehingga presentasi seorang pengajar dianggap sukses.

10. Evaluasi
Pelatihan ataupun proses pengajaran yang berhasil pastilah dikaitkan dengan hasil. Hasil yang di dapat dari sebuah proses pengajaran menentukan apakah sebuah pelatihan efektif atau tidak. Keterampilan seorang pelatih/pengajar dalam mengevaluasi apa yang telah dihasilkan proses pengajarannya sangatlah bermanfaat. Manfaat ini bukan saja bagi pengajar tapi juga untuk organisasi di mana ia berkarya. Evaluasi sebuah pelatihan ada beberapa tingkatan yaitu evaluasi reaksi, evaluasi belajar, evaluasi perilaku, dan evaluasi hasil (nilai/manfaat nyata)

Tahap III : Praktek

11. Micro teaching
Peserta akhirnya akan ditantang untuk membuat sebuah presentasi pelatihan atau pengajarannya. Proses ini akan menyadarkan setiap peserta tentang kekuatan yang dimiliki maupun kekurangan yang perlu diperbaiki dalam presentasinya. Peserta akan termotivasi untuk menerapkan semua yang sudah dipelajari baik dari tahap I dan tahap II.

Fasilitas :
Modul, sertifikat , foto, vcd kegiatan dan presentasi diri, souvenir, makan malam

Kelas :
Pertemuan setiap Selasa dan Kamis, bulan Juni – Agustus 2008, pk. 17.30 – 20.30
Di Kampus Universitas Atma Jaya Jl. Jend. Soedirman 51 Jakarta

Informasi pendaftaran ke:
Bapak Wasta
Telp: 021-5734353
Fax: 021 – 52920493
HP. 0812 927 0679
www.enlighten-hdc.com

Investasi: Rp. 5.000.000,-

Pembayaran ke Bank Lippo Kantor Kas Atma Jaya.
No acc. 713 – 10 – 21279 – 1 an. Henny Susilawati
Pembayaran dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum tanggal pelatihan dan harap mengirimkan bukti transfer ke nomor fax: 021 – 52920493

 

Download Formulir Pendaftaran