Job Evaluation & Job Grading ( JE & JG)

ISDM Menyelenggarakan

Job Evaluation & Job Grading ( JE & JG)
Jakarta, 24-25 Maret 2011

Job evaluation adalah sebuah tahap yang penting dalam penyiapan infrastruktur pengelolaan SDM, yaitu suatu proses sistematis untuk memperbandingkan (secara relatif) satu pekerjaan dengan pekerjaan lain, sehingga didapatkan suatu besaran (bobot) pekerjaan. Job evaluation merupakan proses menyepakti sebuah metoda untuk membandingkan secara relatif suatu pekerjaan dengan pekerjaan lainnya, dimana hasil akhir dari proses job evaluation adalah Job weight (bobot pekerjaan/jabatan). Dengan mengetahui bobot pekerjaan/jabatan maka dengan seksaman manajemen akan mempunyai suatu tolok ukur baku untuk menetapkan imbal jasa atas suatu pekerjaan yang secara relatif lebih tinggi dibandingkan pekerjaan yang lainnya. Dengan mengetahui bobot pekerjaan/jabatan maka manajemen juga dapat merencanakan pengelompokan (clustering) suatu jabatan, untuk kemudian disusunkan peta jenjang karir dari masing-masing jabatan. Serta beragam manfaat lainnya dalam rangka operasionalisasi pengelolaan SDM.

Dikenal banyak metoda dalam melakukan job evaluation, mulai yang sederhana atau non analitis (untuk organisasi berukuran kecil dan simple) hingga metoda yang analitis(untuk organisasi berukuran besar dan komplek). Faktor utama dalam melakukan job evaluation adalah menentukan “factor compansable”, dimana beberapa konsultan besar yang mempunyai kompetensi menyusun/design sistem imbal jasa pasti sudah mempunyai factor compansable yang generik dan dapat digunakan oleh beragam organisasi/industri. Namun ada kalanya setiap organisasi/perusahaan ingin mencoba menyusun factor compansable yang secara specifik berlaku bagi organisasi yang bersangkutan karena alasan ke-khasan (specific) organisasi, dimana faktor-faktor tersebut masih belum terakomodasi secara optimal.(taylor made untuk compansable factor yang akan digunakan dalam Job Evaluation.

Berdasarkan penentuan faktor compansable tersebut maka dimulailah penilaian secara relatif (memperbanding-kan satu pekerjaan dengan pekerjaan suatu pekerjaan / jabatan lain) yang menjadikan dasar pijakan dalam mengukur bobot jabatan / pekerjaan. Yang selanjut-nya dapat digunakan sebagai upaya untuk menerapkan suatu kebijakan di bidang imbal jasa (reward manajemen), peta karir serta upaya pengembangan dan pelatihan melalaui suatu teknik grading (stratifikasi jabatan / pekerjaan).

Outline
1. Posisi Job Evaluation dalam infra struktur pengelolaan SDM
2. Konsep dan prasarat dalam melakukan job evaluation
3. Metoda non analitis (sederhana) dan analitis (logis-sistematis) dalam Job evaluation
4. Menentukan compansable factor dengan teknis survey lapangan (taylor made)
5. Membuat dan menyepakati tabel/chard dalam melakukan Job analysis.
6. Memanfaatkan hasil penghitungan bobot jabatan dalam melakukan analisa sistem imbal jasa (internal-external comparation)
7. Work shop menggunakan tools aplikasi (excel) dalam menetapkan dan menyusun compansable factor yang berujung pada tersusunnya tabel/chard Job Evaluation

Trainer
Professional dan Praktisi iSDM Trainer

Investasi : Rp. 2.500.000,- (termasuk materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

Tempat : Hotel atau business building di Jakarta