Stop Rekrutmen, Danamon Tak Lakukan PHK

Banyak strategi untuk menghadapi krisis. PT Bank Danamon Indonesia Tbk akan berhenti merekrut karyawan setidaknya untuk unit bisnis tertentu. Langkah ini diambil untuk mengimbangi agar tak terjadi PHK. Wakil Presdir Bank Danamon Jos Luhukay mengungkapkan, tahun ini akan menjadi tahun efisiensi bagi Bank Danamon. Namun bank milik Temasek ini akan menahan pertumbuhan anorganiknya.

Diungkapkan, pada 2008 Danamon telah merekrut 6.000 karyawan untuk unit DSP (Danamon Simpan Pinjam). Secara keseluruhan, Danamon merekrut 10.000 sepanjang tahun lalu. “Ini merupakan jumlah yang besar dibanding bank-bank lain, tapi tahun ini kita berhenti rekrutmen,” ujar Jos dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta, Selasa (3/2/2009). Jos memastikan, tidak akan ada PHK di Danamon. Per September 2008, jumlah karyawan Bank Danamon tercatat sebanyak 40 ribu orang, sudah termasuk untuk anak perusahaannya.

“Kita tidak akan melakukan PHK besar-besaran seperti yang diberitakan. Karena itu, kita meningkatkan efisiensi tahun ini. Kita akan menggenjot pertumbuhan dengan cara efisiensi,” ujar dia.

Target Pertumbuhan Kredit

Krisis finansial global membuat perbankan semakin konservatif dan berhati-hati dalam mengucurkan kredit. Bank Danamon memangkas proyeksi pertumbuhan kreditnya pada 2009 ke kisaran 5-8 persen. Angka ini merupakan penurunan tajam dari pertumbuhan kredit 2008 yang mencapai 25%.

Head of Investor Relations Bank Danamon I Dewa Made Susila menegaskan, Danamon akan lebih hati-hati dalam memberikan kredit-kredit yang besar dan juga kredit dalam mata uang asing. “Memang kredit akan tetap tumbuh tapi Danamon akan sangat selektif. Strategi pemberian kredit tahun ini akan fokus dalam pengucuran kredit mikro,” ujar dia.Made Susila menyebut angka 20% untuk pertumbuhan kredit mikro yang akan digenjot. Sedangkan, untuk kredit kendaraan bermotor menurut dia akan stabil karena para pengusaha memprediksikan penjualan kendaraan roda dua dan roda empat akan turun 15-20 persen.

Tags: ,