Siapkan Sendiri Program Pensiun Sejak Dini

Tuntutan pergaulan dan gaya hidup kosmopolit telah menjauhkan kaum pekerja generasi sekarang dari memikirkan program pensiun. Boro-boro menabung sejak dini, kata ‘pensiun’ itu sendiri barangkali tak pernah terlintas di benak karena dianggap sesuatu yang “masih lama”.
Di Amerika, kaum pekerja senior mulai berharap bisa menabung lebih awal untuk persiapan masa pensiun. Mereka juga mengkhawatirkan bahwa generasi pekerja sekarang tidak cukup sadar untuk memulai hal yang sama sejak dini.
Sebuah survei baru mengingatkan bahwa Anda tak bisa lagi enak-enak duduk dan mengira dana pensiun dari perusahaan Anda akan datang sesuai harapan. Studi yang dilakukan atas 2500 karyawan dewasa berusia 45-64 tahun di Amerika menemukan bahwa 71% berharap mulai menabung untuk pensiun sejak mereka mendapatkan pekerjaan tetap pertama kali.
Dan, 86% dari mereka menyerukan kepada generasi muda untuk memulai menabung buat masa pensiun sedini mungkin. Lebih dari 6 dari 10 karyawan mengatakan akan menginvestasikan uangnya untuk tabungan hari tua ketimbang memulai bisnis, membeli rumah mewah atau pun pergi belanja.
“Tidak seperti mentalitas hemat dari generasi orangtua kita, cara kami menyikapi hidup yang cenderung lebih bebas telah menjauhkan kita dari menabung untuk pensiun. Bagaimana pun, sikap cuek pada rencana pensiun bisa meminta ongkos yang harus dibayar di kemudian hari, “demikian Executive Vice President bidang Marketing dan Produk Thrivent Financial Pam Moret mengingatkan.
Meskipun mayoritas pekerja menjelang-pensiun (67%) tetap akan menikmati gaya hidup seperti yang sekarang, mereka mengaku berharap akan menyiapkan masa pensiun dengan lebih baik. Sebagian besar menyebut beberapa kendala seperti biaya asuransi kesehatan (32%), gaji kecil (29%) dan tagihan kartu kredit (28%).
Ketika tiba giliran menasihati generasi muda, di peringat atas adalah “jangan menunda, pensiun akan tiba lebih cepat dari yang Anda kira.” Menyusul kemudian, “buat perencanaan untuk hal-hal tak terduga.”
Sementara 56% berharap bisa menikmati standar hidup pensiun sama atau lebih baik ketimbang orangtua mereka dalam pensiun, 71% khawatir bahwa kekurangan uang akan menjadi kendala bagi optimisme tersebut. Sebab, pada kenyataannya, satu dari 4 orang belum memulai menabung untuk masa pensiun, dan satu dari 5 tidak memulainya sampai mereka berumur 45 tahun.
Secara keseluruhan, 59% karyawan belum melewati proses formal perencanaan pensiun dengan profesional keuangan, maupun belum melakukan sendiri perhitungan yang serius. Dan, 41% khawatir akan pengaruh biaya perawatan kesehatan pada program menabung mereka.

Tags: