Samsung, Toyota, Unilever, Perusahaan terbaik Asia dalam Leadership

Menyambung artikel sebelumnya tentang Best Companies in Leadership worldwide, beberapa waktu yang lalu Hay Group Indonesia juga merilis versi Asia.

Dimana secara global, GE unggul disusul Procter & Gamble dan IBM, di Asia, Samsung Group, Toyota Motors dan Unilever adalah juaranya.

Top 10 Best Companies for Leadership mengukur bagaimana perusahaan mengembangkan talent dan menumbuhkan inovasi. Berikut adalah daftar 10 perusahaan terbaik Asia dalam Leadership:

1. Samsung Group
2. Toyota Motors
3. Unilever
4. Nestle
5. Tata Group
6. IBM
7. Sony Corporation
8. Proctor & Gamble
9. The Coca-Cola Company
10. PETRONAS

Perusahaan-perusahaan di atas menciptakan lingkungan pekerjaan dan proses yang memungkinkan tumbuhnya inovasi. Malahan, 9 dari 10 perusahaan di atas melaporkan bahwa pimpinan mereka secara rutin merayakan inovasi, 84% dari Asia Top 10 companies tersebut melaporkan bahwa peluang gagasan dari cabang-cabang akan diimplementasikan sama dengan gagasan dari kantor pusat.

“Di Asia, semua berharap dapat mengkapitalisasi peluang bisnis yang saat ini melimpah. Tetapi perusahaan-perusahaan terba

ik dalam Leadership menyadari inovasi sebagai kunci pertumbuhan mereka di masa depan dan kelangsungan bisnis di tengah ketatnya kompetisi di pasar global,” kata Mohinish Sinha, Leadership & Talent Practice Leader, Hay Group ASEAN, India, and Pacific & Africa. “Banyak perusahaan menghargai inovasi, tetapi Best Companies for Leadership melakukan pendekatan dengan cara yang disiplin dengan membangun organisasi yang tangkas, mendorong kolaborasi, dan merayakan keberhasilan.”

Bicara soal inovasi, Hay Group menemukan bahwa Asia Top 10 juga didorong oleh kebutuhan klien di masa mendatang dan tidak hanya kebutuhan pada saat ini saja. 90% dari mereka bahkan melaporkan para pegawai mereka—bukan hanya manajer dan leader—terus-menerus mendiskusikan kebutuhan pelanggan mereka di masa datang. Ketika menghadapi kesulitan, mereka bersedia menunda profit jangka pendek dan berinvestasi pada inovasi, memperlakukan feedback negatif dan kesulitan sebagai peluang belajar.

“Kemampuan menerjemahkan trend masa depan menjadi produk baru yang ditawarkan membuat perusahaan terbaik tersebut unggul. Kesediaan untuk menunda short term gains dan berinvestasi untuk melanjutkan inovasi adalah kuncinya,” ungkap Vanessa Cen, Leadership & Talent Practice Leader in Hay Group North-East Asia.

zp8497586rq
Tags: , , ,