Perusahaan Masih Ragu Tentang Social Media untuk Karyawan

Di satu sisi perusahaan-perusahaan kini aktif menggunakan social media untuk keperluan promosi, namun ternyata lain halnya ketika ditanya mengenai penggunaan social media untuk karyawan. Infografik yang dirilis Payscale belum lama ini menampilkan fakta-fakta yang menarik tentang penggunaan social media oleh karyawan.

Meskipun pembuatan social media policy (kebijakan penggunaan social media oleh karyawan) semakin dirasa penting, hanya 53% dari perusahaan yang disurvei mempunyai kebijakan tersebut. 42% memilih untuk tidak membolehkan penggunaan social media sama sekali.

Di antara perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki kebijakan formal untuk social media tersebut, sebagian besar (57%) adalah perusahaan kecil. Mengejutkan bahwa justru perusahaan besar prosentasenya paling kecil (47%) yang sudah memiliki social media policy.

Dari sisi industri, perusahaan di bidang retail menunjukkan pemanfaatan social media yang lebih tinggi, 65% perusahaan retail telah memiliki social media policy formal, disusul manufacturing 62% dan Business Support sebesar 59%.

Tak kalah menarik, ketika 59% perusahaan media mendorong karyawannya untuk menggunakan social media, di perusahaan energi yang terjadi adalah sebaliknya, sebanyak 71% perusahaan melarang penggunaan social media apa pun di tempat kerja.

Meskipun kurang menyukai penggunaan social media oleh karyawan, sebagian besar pebisnis suka menggunakan social media dalam merekrut karyawan. 63% perusahaan kecil memanfaatkan social media untuk rekrutmen, 51% perusahaan medium dan hanya 44% dari bisnis skala besar yang melakukannya. 80% dari penggunaan social media untuk rekrutmen memilih situs jejaring sosial profesional Linkedin untuk melakukannya.

Lalu bagaimana dengan karyawan? Menurut infografik tersebut, lebih dari 50% pekerja di atas usia 55 tahun aktif menggunakan social media setiap harinya. Dua dari 5 pekerja gen Y lebih memilih akses social media ketimbang menerima gaji tinggi. Ini berarti, meskipun perusahaan masih ragu, karyawan sangat menyukai social media.

Tags: , ,