Menaker Pastikan Semua Perusahaan Sudah Bayar THR

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno mengatakan, semua perusahaan telah memberikan THR kepada segenap karyawannya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Sampai saat ini belum ada laporan dari dinas-dinas di daerah mengenai perusahaan yang belum membayar THR, jadi aman-aman saja,” tegas Erman saat melepas sebuah acara mudik gratis di arena Pekan Raya Jakarta, Selasa (15/9/09).

Dijelaskan, pihaknya telah mensosialisasikan perihal kewajiban membayar THR untuk karyawan dengan menyebar surat edaran kepada semua perusahaan. “Satu bulan sebelum lebaran kami sudah berikan sosialisasi untuk mengingatkan ketentuan yang harus dipatuhi,” ujar dia.

Erman memastikan, jika nanti ternyata ada laporan mengenai perusahaan yang tidak membayar THR dari dinas di daerah, pihaknya akan melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah itu.

Sesuai Peraturan Menakertrans No 4 tahun 1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan, setiap karyawan yang sudah bekerja 12 bulan berhak atas THR sebesar 1 bulan gaji plus tunjangan. Untuk karyawan dengan masa kerja di bawah 12 bulan dan/atau minimal sudah bekerja 3 bulan, mendapat THR secara proporsional.

Selain penegasan dari Menaker, kepastian mengenai beresnya urusan pembayaran THR datang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menyatakan, tidak ada keterlambatan dari seluruh anggotanya dalam memberikan THR.

“Sejauh ini, laporan yang kami terima, semua membayarkan dengan tepat waktu. Bahkan ada yang lebih cepat, dua minggu sebelum hari raya,” ujar Sekretaris Jenderal Apindo Djimanto saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya, untuk memastikan bahwa perusahaan memenuhi kewajiban membayarkan THR paling lambat 7 hari sebelum Lebaran, Depnakertrans membentuk posko monitoring THR untuk melakukan pemantauan.

Karyawan Kontrak

Pemberian THR untuk karyawan kontrak memang tidak diwajibkan, namun seyogyanya tetap diberikan. Demikian anjuran Ketua Umum Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Erwin Aksa.

Namun, Erwin punya tips. “Kalau perusahaannya tidak mampu membayar THR untuk karyawan kontrak, apalagi dampak krisis global sebagian masih terasa di beberapa sektor industri, harus cermat-cermat juga, jangan sampai itu bisa mengganggu cashflow perusahaan.”

Erwin yakin, semua perusahaan akan melakukan yang terbaik bagi karyawannya guna memberikan semangat kerja karyawan yang akan berdampak pada peningkatan produktivitas.

“Kalau perusahaan tersebut cashflow-nya sanggup, saya kira bagaimana pun perusahaan itu selalu memberikan yang terbaik untuk karyawannya karena karyawannya harus happy,” ujar dia.

Tags: