Karir CEO Yahoo Tamat karena Skandal Resume

Tamat sudah karir Scott Thompson CEO Yahoo yang baru masuk empat bulan yang lalu. Thompson telah dikonfirmasi oleh manajemen Yahoo bahwa “has left the company” paska skandal resume-nya terkuak seperti dalam sebuah pernyataan yang dibuat pada Minggu malam.

Atas kasus ini, Yahoo segera mengangkat Ross Levinsohn yang merupakan mantan Executive Vice President Yahoo regional Amerika telah ditunjuk sebagai interim CEO. Demikian ditulis CNN Money, Senin (14/5/2012).

Kasus terbaru ini tampaknya menunjukkan bahwa Yahoo mengalami krisis CEO dalam organisasi. Tentu masih segar dalam ingatan, Thompson menggantikan posisi CEO yang ditinggalkan oleh Carol Bartz, yang dipecat secara tidak wajar melalui sambungan telepon. Tak lama, Jerry Yang, co-founder Yahoo meninggalkan perusahaan yang ia bangun sendiri.

Kisah drama terbaru Yahoo ini, dipicu oleh pengakuan Thompson atas gelar sa

rjana akuntansi dan ilmu komputer dari Stonehill College yang dimilikinya, seminggu silam. Sayang, klaim ini malah mengundang kontroversi. Dan Loeb, selaku pendiri Third Point dan salah satu investor Yahoo dengan kepemilikan saham sebesar 5,8%, menuding Thompson telah berbohong tentang rincian gelar kuliahnya.

Third Point sendiri sebenarnya mempunyai ‘sedikit masalah’ dengan Yahoo dan menemukan sasaran empuk pada kasus Thompson. Awalnya Yahoo tidak ingin bermain bola, namun dengan adanya ‘skandal resume’ ini, membuat keduanya duduk bersama kembali.

Dalam pernyataan yang dibuat bersama pada Minggu kemarin, Yahoo akan menambahkan 3 kursi direksi seperti yang diusulkan oleh Third Point, yakni Dan Loeb sendiri, Harry Wilson dan Michael Wolf. Loeb berujar, bersama Wilson dan Wolf akan “committed to working with new leadership to unlock Yahoo’s significant potential and value.” (*)

zp8497586rq
Tags: , ,