Gaji Sehari CEO = Gaji Setahun Karyawan

Setahun penuh untuk karyawan, satu hari saja bagi CEO. Itulah gambaran perbandingan gaji antara antara para pucuk pimpinan perusahaan-perusahaan besar dengan karyawan. Dan, tidak ada tanda-tanda bahwa kesenjangan itu akan menipis.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Institute for Policy Studies dan United for a Fair Economy yang berpusat di Boston menemukan bahwa CEO dari 500 perusahaan terbesar di Amerika Serikat membawa pulang rata-rata 10,8 juta dolar sebagai kompensasi total mereka pada 2006.

Angka tersebut setara dengan 364 kali karyawan yang mendapatkan 29.544 dolar AS dalam rentang waktu yang sama.

Kesenjangan yang sama juga terjadi dalam hal perolehan dana pensiun. Bahkan, dibandingkan CEO di Eropa, perolehan CEO di AS juga lebih tinggi.

CEO pada perusahaan yang masuk peringkat 20 besar di AS menerima reward rata-rata 36,4 juta dolar. Angka tersebut tiga kali lebih besar dari pendapatan 20 CEO teratas di Eropa, yakni 12,5 juta dolar AS.

“Individu-individu yang duduk di posisi teratas dalam lembaga-lembaga bisnis menerima kompensasi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan para pemimpin dalam lembaga-lambaga lain, seperti pemerintah atau militer, yang sebenarnya membutuhkan keterampilan kepemimpinan yang sama,” demikian pendapat laporan penelitian tersebut.

Sam Pizzigati dari Institute for Policy Studies mengungkapkan, lebarnya kesenjangan pendapatan tersebut bisa menimbulkan masalah-masalah yang nyata, karena menyebabkan terserapnya talent kepemimpinan dari pemerintahan dan sektor-sektor non profit.

“Lebarnya kesenjangan pendapatan antara eksekutif-eksekutif bisnis dan pemimpin-pemimpin pemerintahan secara esensial membuat korupsi menjadi tak terelakkan,” tambah dia.

“Dengan kekuasaannya atas gaji yang begitu tinggi, para pemimpin bisnis memiliki kekuatan penuh untuk memanipulasi keputusan-keputusan politik yang mempengaruhi pendapatan-pendapatan perusahaan,” Pizzati mengingatkan.

Sementara itu, pada sisi lain ketua tim penelitian Sarah Anderson melihat gejala yang tak kalah mengkhawatirkan bahwa secara keseluruhan, tren kesenjangan gaji belum berubah dari tahun ke tahun.

“Bahkan perusahaan-perusahaan yang sedang mengalami krisis pun masih tetap membayar CEO-nya dengan angka yang tinggi,” ujar Anderson.

Tags: