Jangan Persulit Hidup Anda Dengan Memelihara 17 Kebiasaan Ini

bad-habits

Kebiasaan kita berperan penting dalam membentuk seperti apa diri kita. Our habit is who we are. Jika kita memiliki kebiasaan baik, maka hidup kita akan menjadi lebih positif dan mudah. Sebaliknya, jika kita terus menerus memelihara kebiasaan buruk, kecenderungan kita untuk gagal menggapai mimpi akan menjadi semakin besar. Fatalnya, justru kita sendiri yang akhirnya bertanya-tanya mengapa kegagalan itu bisa terjadi.

bad-habits

Kuncinya adalah kita mengenali kebiasaan buruk yang ada dalam diri kita, kemudian mencoba untuk memperbaiki sikap kita tersebut. Seperti dilansir dari linkedin.com, berikut adalah 17 kebiasaan buruk yang harus kita hindari agar hidup kita menjadi lebih menyenangkan,

  1. Tidak menepati atau suka menunda-nunda eksekusi sebuah rencana.

Tidak menepati janji adalah sebuah kebiasaan. Entah itu sekedar membuang sampah atau menandatangani sebuah kesepakatan bisnis di Rabu malam. Keduanya memiliki efek buruk yang sama. Pada dasarnya mengingkari rencana yang telah dibuat sendiri atau menunda-nunda hanya akan menyulitkan diri sendiri pada akhirnya.

  1. Lebih suka “naik bus” daripada berjalan kaki.

Lepas dari arti sebenarnya bahwa berjalan kaki lebih menyehatkan daripada naik bus, kalimat di atas sebetulnya bermakna kiasan. Ketika kita naik bus, hanya sedikit situasi di sekitar yang bisa kita amati. Sedangkan ketika berjalan kaki, kita memiliki lebih banyak waktu untuk memperhatikan situasi. Sama halnya dengan kehidupan sehari-hari. Lebih baik kita ikut berkolaborasi dan mendapatkan pengalaman daripada sekedar menjadi pengamat atau tim hore.

  1. Tidak menyisihkan waktu untuk tidur.

Jangan pernah bangga hanya karena Anda bekerja lebih lama dan lebih sedikit waktu tidur di bandingkan teman-teman Anda. Sebagai manusia biasa, tidur adalah sebuah keharusan. Sekuat apapun Anda bertahan untuk tidak tidur, suatu ketika Anda pasti akan tetap ‘ketiduran”. Daripada demikian, jadikan tidur sebagai sebuah prioritas dan jadwalkan dengan baik.

  1. Berkata lebih banyak hal-hal negatif.

Menjadi seorang yang hobi berkeluh kesah atau berbicara buruk tidak akan mendatangkan manfaat apapun kecuali tenaga kita akan terkuras. Untuk mempermudah hidup kita, jagalah selalu diri kita untuk mengatakan hal-hal yang baik bernada optimis.

  1. Anda “harus selalu benar”.

Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang kita beradu argumen. Tentunya Anda bisa merasakan kapan sebuah perdebatan menjadi debat kusir. Mengalahlah karena memaksa menang pun hanya akan melukai diri sendiri.

  1. Lupa untuk menarik nafas.

Ada kalanya Anda terlalu sibuk hingga lupa untuk kembali pada diri sendiri. Menarik napas adalah bentuk kecil meditasi yang membuat Anda kembali merasa utuh.

  1. Anda mengecek email setiap 3 detik sekali.

Rileks saja. Tidak akan ada yang meninggalkan Anda atau mati jika Anda tak membuka email setiap menit sekali.

  1. Makan gula berlebih.

Makanan yang banyak mengandung gula, dapat meningkatkan kadar hormon insulin dengan cepat. Jika Anda makan donat dengan lapisan gula di pagi hari, tidak heran jika Anda merasa hebat pada awalnya, lalu beberapa jam kemudian Anda merasa lemas dan ingin tidur.

  1. Meminum terlalu banyak kopi.

Beda antara ketagihan dengan kebutuhan sangatlah tipis dalam hal meminum kopi. Menyegarkan mata atau sekedar menahan kantuk dengan kopi tentu tidak dilarang tetapi bukan berarti kita minum berlebihan setiap harinya.

  1. Anda terus bekerja hingga lupa untuk “bermain”.

Terutama jika Anda bekerja di industri kreatif, Anda juga perlu memikirkan input, tidak melulu soal output.

  1. Lingkaran pertemanan Anda hanya satu dimensi saja.

Anda hanya berteman dengan orang atau grup yang itu-itu saja.  Hal tersebut tentunya sangat melelahkan. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang dapat membuat Anda memiliki pemikiran yang tidak monoton.

  1. Tidak berolah raga.

Dengan hanya berdiri tegak, palagi duduk saja seharian tidak akan membuat tubuh Anda menjadi sehat. Justru sebaliknya, tubuh kita perlu diolah, ditantang agar tetap bergerak, sehat dan bugar.

  1. Tidak menggeluti keterampilan Anda.

Energi yang kita butuhkan, tidak datang begitu saja. Salah satunya datang dari kemauan kita mengerjakan sesuatu yang membuat diri kita merasa nyaman. Jika Anda memiliki keterampilan tertentu, cobalah untuk berkarya dari keterampilan tersebut. Kepuasan akan membuat kita lebih berenergi.

  1. Melakukan banyak hal dalam sekali waktu.

Jangan membuat diri Anda terlalu sibuk sampai-sampai Anda muak dengan kesibukan Anda. Bekerjalah pada porsi di mana Anda merasa nyaman dengan kesibukan tersebut.

  1. Anda tidak berlatih untuk menghargai.

Kebahagiaan hidup kita tidak begitu jauh dipengaruhi oleh pencapaian yang berhasil kita raih. Dan hal tersebut tidak jauh dengan bagaimana cara kita bersyukur. Bersyukur pun perlu latihan. Karena, sering kali kita lupa bersyukur untuk hal-hal kecil yang sebetulnya berdampak besar bagi hidup kita.

  1. Anda tidak mau mendengarkan.

Dengan tidak mendengarkan, Anda membuat lawan bicara merasa tidak dihargai. Selanjutnya, mereka akan berperilaku negatif kepada Anda sehingga imbasnya Anda pun mendapatkan energi yang negatif dari mereka.

  1. Anda tidak melakukan apa yang Anda sukai.

Salah satu penyedot energi terbesar adalah kita melakukan hal yang tidak kita sukai sama sekali. Lakukan apa yang Anda suka dan Anda akan memiliki banyak energi untuk melakukan apapun yang Anda mau. (*)