Jangan Korbankan 6 Hal Ini demi Pekerjaan Anda!

family-591581_640

Jam kerja yang kita harus jalani setiap hari sudah cukup banyak menyita waktu sedangkan perkembangan teknologi justru membuat waktu kerja kita menjadi semakin panjang. Misalnya saat kita sudah pulang ke rumah, masih saja ada rekan kerja yang mengirim email dan butuh respon sesegera mungkin.

blogging-336376_640

(Image: Pixabay)

Meskipun sebagian orang mengaku bahwa mereka menonaktifkan email kantor ketika sudah di rumah, faktanya tidak demikian. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association, sebanyak 50% dari responden yang diteliti justru mengaku bahwa mereka masih terhubung  dan menanggapi email atau panggilan dari kantor. Lebih parah lagi, 44% karyawan bahkan masih tetep aktif dengan email kantor ketika sedang berlibur.

Padahal studi dari Northern Illinois University mengungkapkan hasil bahwa hubungan semacam  itu memiliki dampak yang sangat buruk terhadap kesehatan fisik dan mental. Dengan adanya “perpanjangan” jam kerja semacam itu, kita menjadi mudah stress dan tidak bisa benar-benar lepas dari urusan kerjaan. Akibatnya bagi tubuh bahkan bisa sangat parah yakni menimbulkan penyakit jantung, depresi dan obesitas.

Ketika bekerja, setidaknya ada 6 (enam) hal yang tidak boleh kita korbankan, antara lain:

 run-847957_640

(Image: Pixabay)

  1. Kesehatan Kita

Akan sangat sulit menentukan batasan kondisi kesehatan yang mengindikasikan bahwa Anda sudah terlalu memforsir tubuh Anda atau belum. Pasalnya, kondisi kesehatan kita menurun tidak secara drastis tetapi gradual. Bahkan banyak sekali aktivitas yang baru terasa dampak buruknya bagi kesehatan dalam jangka panjang. Kurang tidur, terlalu banyak duduk dan begadang adalah salah satu penyebab penurunan kesehatan. Jangan sampai Anda tidak menghiraukannya sampai pada akhirnya Anda sudah sakit pinggang, bermata “zombie” dan perut Anda sudah bertambah buncit.

Jangan biarkan hal tersebut terjadi. Yang perlu Anda lakukan adalah memiliki komitmen untuk melakukan rutinitas yang dapat menyeimbangkan kesehatan Anda. Misalnya dengan berjalan-jalan saat makan siang, tidak bekerja saat akhir pekan dan menghindari begadang. Jika tidak, maka bersiaplah untuk sakit-sakitan ketika usia sudah sedikit menua.

family-591581_640

(Image: Pixabay)

  1. Keluarga Anda

Keluarga adalah komponen yang sangat mudah “terlukai” oleh kesibukan Anda di tempat kerja. Selama ini kita selalu mencari pembenaran dengan mengatakan bahwa kita mencari uang untuk membiaya keluarga, agar tidak ada tunggakan sekolah anak. Hal itu memang tidak salah, akan tetapi pada saat yang sama Anda juga telah membebani mereka dengan hutang yang jauh lebih besar, yakni kurangnya quality time dengan orang tua atau anggota keluarga lain. Bagaimanapun juga, di saat-saat terakhir kita di dunia, kita tidak akan ingat berapa besar uang yang telah kita berikan, melainkan seperti apa kenangan yang telah kita lewatkan bersama keluarga.

Baca juga: Inilah Ragam Kondisi Kapan Seseorang Merasa Benci dengan Pekerjaannya

  1. Akal sehat Anda

Kita semua memiliki akal sehat (kewarasan) dalam takaran tertentu sebelum mulai bekerja. Dan selamanya, kita tidak perlu menggadaikan hal ini kepada perusahaan atau pemberi kerja Anda. Mengenai seberapa melenceng Anda dari akal sehat Anda, hanya Anda sendiri yang dapat menilai. Kadang kala kita justru menemukan akal sehat tersebut justru pada saat akhir pekan ketika Anda sibuk dengan aktivitas lain di luar pekerjaan kantor.

Ketika pekerjaan di kantor sudah benar-benar banyak dan tekanan semakin berat kemudian bos masih menambah pekerjaan, satu-satunya cara untuk menjadi lebih produktif adalah tidak ragu untuk berkata tidak. Dengan begitu Anda bisa bekerja dalam kondisi yang lebih fresh dan tingkat stress berkurang. Tentu saja Anda tetap bisa bekerja beberapa jam lebih lama, hanya saja, Anda harus berani berkata “tidak” kepada bos.

  1. Identitas Anda

Biarpun pekerjaan Anda merupakan bagian dari identitas Anda, menjadi tidak baik jika identitas Anda didefinisikan sepenuhnya oleh pekerjaan Anda di kantor. Tanda-tanda bahwa Anda sudah terlalu jauh mengizinkan hal ini terjadi adalah ketika Anda merasa bahwa hal yang terpenting dalam hidup Anda adalah pekerjaan Anda. Akan sangat baik apabila kita memiliki identitas lain di luar tempat kerja seperti hobi atau keluarga. Anda akan menjadi lebih bahagia dan dewasa karena kadar stress berkurang.

Baca juga: Waduh, 58% Pekerja Mengaku Kurang Tidur karena Memikirkan Pekerjaan

  1. Daftar Kontak Anda

Meskipun Anda memang berkewajiban untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan, tetap saja perusahaan tidak punya hak untuk mengambil alih daftar kontak Anda. Relasi yang Anda miliki adalah asset yang Anda kumpulkan selama Anda bekerja. Dan meskipun Anda pada akhirnya memberikan kontak Anda pada perusahaan, kontak tersebut tetap saja milik Anda.

  1. Integritas Anda

Mengorbankan integritas membuat Anda menjadi lebih tertekan. Apabila Anda merasa bahwa tindakan Anda di tempat kerja sudah tak lagi sesuai dengan nilai-nilai yang Anda pegang, sudah saatnya Anda berbicara kepada bos Anda. Sampaikan jika Anda tak lagi sanggup bekerja dengan caranya dan jika mereka tetap memaksa, mungkin saat itulah Anda perlu berpikir untuk resain.

Kesuksesan dan kepuasan bergantung pada kemampuan Anda untuk menetapkan batasan yang jelas akan segala hal. Jika Anda sudah berhasil menetapkan hal itu, semuanya akan berjalan sesuai dengan keinginan kita. (*)