Sulit Berkonsentrasi di Tempat Kerja? Ini Cara Mengatasinya

Jika Anda termasuk orang yang sulit memfokuskan perhatian atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kemungkinan Anda akan lebih sulit menyelesaikan sebuah tugas daripada yang lain. Rasa cepat bosan, malas kemudian juga mudah terdistraksi oleh hal-hal yang sepele akan mengurangi produktivitas Anda.

Berikut adalah rangkuman dari health.com tentang bagaimana mengatasi masalah tersebut dan menjadi lebih fokus dalam bekerja:

Prioritaskan

Kita dapat meningkatkan konsentrasi kita dengan melakukan tugas yang lebih besar dan komplek terlebih dahulu dan meninggalkan yang kecil-kecil di belakang. Kita bisa memulai dengan menulis daftar pekerjaan dari mulai yang terpenting terlebih dahulu. Kumpulan tugas tersebut kemudian bisa kita kelompokkan berdasarkan batas deadline-nya. Misalnya list A, harus diselesaikan besok, kemudian daftar yang B, bisa diselesaikan seminggu kemudian dan seterusnya.

“Jika kamu gagal memprioritaskan tugas-tugas kamu, dampaknya bisa merembet pada masalah koordinasi dan distraksi ketika sedang mengerjakan sebuah tugas lain,” ungkap Simon Rego, direktur dari Cognitive Behavioral Therapy Training Program di Montefiore Medical Center.

Baca juga: Kurangi Penggunaan Smartphone Sekarang

Matikan notifikasi email

Sefokus-fokusnya orang, pasti akan tetap terusik dengan email masuk yang biasanya ditandai dengan notifikasi berupa bunyi atau apapun. Jika yang fokus pun bisa terdistraksi, apalagi yang memang karakternya mudah terdistraksi. Untuk mengakali hal tersebut, kita bisa mengatur email untuk memunculkan update secara periodik. Dengan begitu, kita tidak perlu membaca email begitu email tersebut masuk.

Minimalkan Hal-hal yang potensif mendistraksi

Banyak hal yang bisa mengganggu konsentrasi kita ketika sedang bekerja. Misalnya saja voicemail, internet atau bahkan perbincangan personal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan dengan rekan kerja. Kita harus berkomitmen untuk membatasi gangguan-gangguan semacam itu. Misalnya saja dengan mematikan koneksi internet apabila memang tidak ada fungsinya untuk pekerjaan yang sedang kita kerjakan.

Assignment Break Down

Ketika Anda merasa kewalahan dengan tugas-tugas yang menunggu untuk dikerjakan, mungkin Anda mengambil terlalu banyak tugas dalam sekali waktu.

“Ketika Anda merasa sangat tertekan dan kewalahan, Anda bisa memperkirakan bahwa memang tugas yang Anda kerjakan saat ini terlalu besar dan komplek. Untuk itulah, tugas tersebut bisa kita pecah menjadi bagian-bagian kecil. Misalnya, ketika Anda harus menyelesaikan tulisan panjang di akhir minggu, Anda bisa menyicil terlebih dahulu bagian-bagian tertentu,” ungkap Rego.

Bekerja Pada Lokasi yang Sama

Bekerja di café hari ini, lalu hari selanjutnya di perpustakaan, kemudian lusa di taman, akan membuat kita sangat rentan terkena distraksi. Untuk itulah, jika kita tipe orang yang mudah terdistraksi, sebaiknya memilih satu spot di mana kita bisa mengerjakan tugas dengan fokus. Lalu, hari-hari selanjutnya kita juga duduk di tempat yang sama jika ingin benar-benar fokus mengerjakan tugas.

Mencari Tempat yang Tenang Untuk Bekerja

Sebuah ruangan pribadi bisa dikatakan paling ideal untuk kriteria tempat tenang ini. Hanya saja, hal tersebut tidak selalu bisa kita miliki di lingkungan kerja sekarang ini. Cara menyiasatinya, jika kita harus berbagi meja dengan orang lain, pastikan ia lebih sering bekerja dengan komputer daripada pesawat teleponnya. Atau jika mereka ingin mengadakan meeting, mintalah agar meeting tersebut dilakukan di tempat lain yang lebih lapang.

Pasang Timer

Kita bisa memasang alarm dalam interval waktu tertentu untuk rehat sejenak, dengan begitu kita bisa refreshing sebentar sebelum kembali lagi bekerja. Selain menetapkan waktu kapan kita bisa beristirahat, kita juga bisa mengeset waktu untuk menandai span waktu yang kita bisa untuk berkonsentrasi, lalu tingkatkan rentang waktunya secara bertahap untuk memberikan tantangan bagi diri sendiri.

Tata dan Rapikan Tempat Kerja

Memiliki ruang kerja atau meja kerja yang rapih dapat meningkatkan fokus dan membantu kita untuk lebih terorganisasi. Hanya saja, membereskan meja kerja ini bisa menjadi sebuah pedang bermata dua. Jika sedang fokus bekerja tiba-tiba saja kita ingin memindah-mindahkan barang, hal ini justru akan mengganggu konsentrasi. Bertanyalah pada diri sendiri apakah merapikan meja itu harus jadi prioritas atau masih bisa ditunda hingga pekerjaan selesai.

Rencanakan Hari-hari Anda

Banyak orang yang memiliki gangguan sulit memfokuskan perhatian atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merasa terbantu dengan adanya perencanaan kerja setiap harinya. Untuk mengatur jadwal tersebut kita bisa menggunakan bantuan alat digital yang bisa memberikan reminder atau bahkan peringatan sebelum waktu meeting.

Menggunakan Teknik Relaksasi

Jika kita memiliki ADHD, mudah terdistraksi dan impulsif, maka kebiasaan tersebut akan lebih parah ketika kita sedang stress. Itulah mengapa  kita perlu menyisihkan waktu untuk beristirahat.

Dalam kondisi santai (relax) akan lebih mudah bagi kita untuk memahami bahwa tidak semua pekerjaan memiliki tingkat kepentingan dan urgensi yang sama.

Buat Catatan

Mencatat materi ketika sedang rapat atau menerima telepon, akan membantu kita untuk mengingat. Dengan memiliki catatan tersebut kita juga akan lebih mudah untuk menambahkan atau melengkapi daftar tugas kita. Misalnya menambah poin di daftar A, atau daftar B dan seterusnya.

Mengelola Rutinitas

Akan sangat bagus jika kita memiliki kegiatan yang memang bisa kita jadikan rutinitas. Karena, jika kita terus-terusan melewatkan deadline, pekerjaan atau bahkan kehilangan barang, tekanan yang kita alami akan bertambah.

Mengelola rutinitas yang dimaksud bisa dimulai dengan meletakkan kunci mobil di tempat yang sama, kemudian sisir atau perlengkapan yang lain juga di tempat yang sama. Kadang, kehilangan barang di pagi hari dan harus mencarinya akan merusak rencana yang sudah kita buat untuk seluruh hari itu.

Bergaul dengan orang-orang yang terorganisir

Salah satu kunci sukses orang dengan ADHD adalah adanya orang-orang yang teratur di sekelilingnya. Berada di sekeliling orang yang bisa mengorganisir hidupnya adalah sebuah keuntungan yang tidak terkira karena kita bisa belajar dari mereka dan lebih termotivasi.

Baca juga: Mengganggu Konsentrasi Kerja Orang Lain Masalah Besar di Kantor

Tags: