Sesibuk-sibuknya Anda, Sisihkan Waktu Untuk Membaca

Buku adalah jendela dunia. Melalui bukulah kita melihat dunia. Mungkin pernyataan ini sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Namun, apakah Anda ingat kapan terakhir kali Anda membaca buku? Satu minggu yang lalu? Satu bulan yang lalu? Atau bahkan Anda sendiri tidak mampu mengingatnya karena terlampau sibuk membagi diri untuk pekerjaan, keluarga dan kehidupan sosial Anda.

Tahukah Anda bahwa orang yang sukses adalah pembaca yang rakus? Maksud rakus di sini mereka mampu melahap banyak buku untuk dibaca. Padahal mereka memiliki waktu istirahat yang mungkin tidak sebanyak Anda, namun mereka mampu mengatur waktu untuk “supply” (waktu yang available bagi mereka untuk membaca) dan “demand” (keinginan mereka untuk membaca) dengan tujuan membuat mereka menjadi kutu buku. Bagaimana caranya? Simak pemaparannya di bawah ini seperti yang dikutip dari Fast Company.

The Supply Side

Bahkan orang tersibuk di dunia pun pasti memiliki waktu senggang. Bedanya mereka yang hobi membaca dan mereka yang tidak, yaitu mereka yang hobi baca akan memilih untuk membaca buku pada waktu senggang mereka.

Baca juga: Hiramsyah S. Thaib: Bos yang Gemar Membaca dan Turun ke Bawah

Jika Anda hobi bangun pagi, bagaimana jika Anda membaca buku setengah jam terlebih dahulu sebelum sarapan? Val Demings, kepala kepolisian Orlando Police Department dan saat ini merupakan calon mayor Orange Country, menyatakan bahwa ia membaca buku-buku yang memberinya inspirasi setelah bangun tidur.

Wendy Clark, SVP Coca-cola Global Sparkling Brand Center, membaca buku pada saat melakukan exercise menggunakan elliptical machine pada pukul 11 malam. “Mesin tersebut terletak di dekat jendela dan saya tahu bahwa tetangga saya akan dapat melihat saya pada malam hari dan berpikir bahwa saya gila, namun saat-saat seperti itu sangat saya nikmati,” ungkap Clark.

Beberapa orang mencoba untuk mendengarkan audio book, dimana ini adalah inovasi baru. Namun membaca membutuhkan prioritas yang cukup besar, Anda tidak hanya cukup dengan mendengarkan. Darcy Gabriele, warga Fremont yang bekerja di West Seattle menyatakan bahwa ia kerap kali bangun satu jam lebih awal agar dapat naik bus ke tempat kerja, dan dia melakukannya hanya untuk menikmati waktu membaca buku diperjalanan.

Lain halnya dengan Anne Bogel, penulis blog gaya hidup perempuan berjudul Modern Mrs. Darcy ini bekerja paruh waktu pada pekerjaan lain dan mengajarkan keempat anaknya dalam homeschooling, dan ia membaca lusinan buku dalam sebulannya. Ia melakukannya dengan menjadwalkannya.

“Saya memiliki beberapa waktu dimana saya selalu membaca, yaitu: satu setengah jam sebelum tidur, satu setengah jam pada saat anak seharusnya tidur siang.” Bogel juga menambahkan, “Saya membaca buku disaat orang lain mempergunakan waktunya untuk memeriksa ponsel dan email mereka, lagi.” Bogel bahkan membaca buku ketika ia menghangatkan makanan, meskipun hanya lima menit. Namun artinya Anda memiliki waktu 35 menit ekstra perminggunya untuk membaca buku. Bogel juga mendengarkan audio books pada saat exercise. “Pada awalnya saya berpikir untuk mendengarkan musik ketika lari, namun ketika mendengarkan audio book membuat saya dapat membaca dua buku ekstra perbulannya, maka saya mengubahnya.”

The Demand Side

Sebenarnya banyak waktu yang dapat Anda pergunakan setiap harinya untuk membaca sebuah buku. Namun kebanyakan dari kita tidak mempergunakan waktu tersebut. Alasannya, Anda tidak memiliki buku bagus untuk dibaca. Kenyataannya, banyak dari kita yang masuk ke dalam kategori pembaca “demand side.” Anda hanya membaca ketika benar-benar ada sesuatu yang ingin Anda baca. Lalu bagaimana Anda mensiasati hal itu? Para pembaca ‘rakus’ memberikan beberapa tips untuk Anda:

1. Pinjam atau beli buku lebih dari yang Anda mampu habiskan

Jika Anda ingin membaca buku lebih banyak, Anda memerlukan buku lebih banyak untuk menstimulus Anda untuk terus membaca.

2. Bacalah lebih dari satu buku dalam satu kesempatan

Jika Anda memiliki waktu senggang selama dua jam, maka Anda akan lebih dapat mencerna suatu buku lebih baik dibandingkan ketika Anda hanya punya waktu selama 20 menit.

3. Cobalah aturan 50 halaman

Atau mungkin 10 halaman. Jika setelah membaca beberapa halaman dan Anda tidak tertarik dengan buku itu, Anda bisa beralih ke buku lain yang lebih menarik perhatian Anda. Mungkin Anda akan dapat menemukan hal baru di buku yang lain.

4. Buang jauh-jauh pemikiran mengenai mengapa Anda ‘harus’ membaca

Jika Anda membaca buku karena terpaksa harus membaca, mungkin Anda perlu mengubah pola pikir Anda sebelum membaca buku akan menjadi hal yang tidak menarik lagi bagi Anda. Janganlah merasa bahwa membaca buku adalah kewajiban karena hal ini dapat membebani diri Anda.

Baca juga: Kelola Energi Anda, Bukan Waktu

Tags: ,