Sebaiknya Jangan Lakukan 3 Hal ini di Twitter!

Twitter kini telah menjadi situs mikroblogging populer di dunia. Penggunaannya pun beragam, bisa dijadikan wadah curahan hati, kicauan pelampiasan ke Bos, “tempat jualan” bahkan ada juga yang memanfaatkannya untuk black campaign. Namun yang penting adalah bagaimana kita bisa membangun Brand kita dengan memperbanyak Followers. Untuk yang satu ini, ada 3 hal yang sebaiknya dihindari jika kalian tidak mau followers kalian pergi.

1. Jangan Retweet (RT) Membabi Buta

Me-retweet secara berlebihan akan membuat Followers Anda terganggu, apalagi bila Anda me-retweet semua omongan teman Anda yang topiknya asing untuk followers Anda yang lain. Jika ada teman kalian yang memang menyita perhatian, cukup menanggapinya dengan wajar, jangan meretweet semua hal yang tidak relevan jadinya. Karena sebenarnya hal itu hanya akan membuat followers Anda bingung dan tidak nyambung. Apa yang sebaiknya dilakukan? untuk level professional, biasanya mereka akan berharap kalian share informasi dan konten yang bermanfaat. Jangan cuma orang harus tahu Anda melakukan apa, tetapi juga berikan sesuatu yang berharga untuk orang lain, agar mereka bangga dan memiliki nilai tambah menjadi follower Anda.

2. Jangan Mention (@) untuk Menciptakan Konflik.

Seperti kita tahu, setiap orang bebas berargumen di Twitter, tapi perlu diingat, mereka juga memiliki latar belakang yang berbeda, kepentingan masing-masing dalam hidup mereka. Memancing konflik dengan berargumen berlebihan hanya akan mengasingkan diri Anda. Mem-beo atau berbicara yang tidak penting akan mencerminkan siapa Anda dari apa yang mereka lihat di Timeline twitter Anda.

3. Jangan Menyingkat atau menggunakan kata “aneh”

Mungkin untuk kalangan remaja hal ini masih relevan, tetapi perusahaan yang mempekerjakan Anda akan melihat kapabalitas dari apa yang Anda tulis. Ketika Anda membuat tweet dengan singkatan seperti “why” dengan “y” atau kata yang mencerminkan kekanak-kanakan, seperti “kaleee” atau tertawa terbahak-bahak, hanya akan melihatkan ketidakprofesionalan Anda. Karena Anda mewakili perusahaan Anda, jadi bayangkan bila klien Anda melihat sifat kekanak-kanakan itu dari kosakata yang Anda buat.

 

Tags: ,