Resolusi HR untuk Tahun Baru

Salah satu kata yang selalu kita dengar setiap tahun baru adalah resolusi. Ini sudah menjadi semacam mantra ajaib yang diucapkan oleh hampir semua orang ketika tahun berganti. Namun, umumnya, kata ini banyak kita dengar terlontar dari para motivator. Misalnya, dalam kalimat seperti ini: Anda harus membuat resolusi untuk tahun 2007 ini. Tidak perlu repot-repot membuka kamus untuk mencari arti kata tersebut. Sebab, pada dasarnya, kita sudah tahu.
Tanpa kita sadari, kita sebenarnya juga selalu membuat resolusi, baik berkenaan dengan kehidupan pribadi maupun karir. Dalam konteks kehidupan pribadi misalnya, setiap tahun berganti kita selalu berharap akan bertemu dengan hari-hari yang lebih memberikan kebahagiaan, dan lebih sukses dalam menjalani kehidupan percintaan. Atau, bagi yang belum memiliki pasangan akan berharap menemukan jodoh yang sesuai idaman hatinya.
Dalam konteks karir, kita biasanya berharap akan mendapatkan promosi kenaikan jabatan, atau gaji yang lebih tinggi, atau bahkan pekerjaan baru yang lebih baik, lebih memberikan kepuasan. Resolusi-resolusi seperti itu sering tidak terucapkan, dan hanya merupakan harapan yang kita bisikkan dalam hati, untuk kita dengar sendiri. Namun, ada sebagian orang yang mungkin merasa bahwa resolusi perlu ditulis di atas kertas, dalam buku agenda, agar kita terpacu untuk mencapainya.
Setiap orang punya cara sendiri untuk memotivasi dirinya. Tapi, satu yang pasti: semua setuju bahwa setiap tahun berganti, kita berharap segalanya akan lebih baik. Tentu saja, “lebih baik’” itu bukanlah keadaan yang akan datang sendiri, atau jatuh dari langit, pemberian “alam”. Melainkan, harus diupayakan dengan kesungguhan, diawali dengan janji pada diri sendiri kemudian dilaksanakan tahap demi tahap sesuai resolusi yang telah kita tetapkan.
Jadi, apa resolusi Anda untuk tahun 2007 ini?
Bagi kalangan profesional HR, berikut sedikit tips yang bisa membantu mensukseskan resoluasi yang tentunya telah Anda tetapkan.
* Ciptakan lingkungan kerja yang lebih terorganisasi
* Kurangi pekerjaan yang berhubungan dengan kertas
* Buatlah perampingan pekerjaan secara umum
* Ciptakan sistem dan suasana yang mendukung penghargaan atas kinerja
* Berikan <i>training</I> bagi diri sendiri dan sediakan <I>training</I> bagi organisasi.
* Perbanyak baca buku bermutu, termasuk novel
* Rileks dan bersenang-senanglah lebih banyak