Morning People vs Night People

owl-163574_640

Sudah banyak hasil studi dan artikel yang membandingkan antara early birds dan night owls. Night people biasanya lebih pandai dan lebih memiliki jiwa sebagai wirausahawan. Sedangkan morning people lebih bahagia dan lebih tidak suka melakukan prokrastinasi (menunda pekerjaan).

Meskipun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, bukan berarti Anda harus mendeklarasikan diri Anda sebagai salah satunya. Dengan sedikit komitmen, Anda bisa merubah rutinitas sehari-hari dan rutinitas malam hari Anda. Tidak hanya bisa produktif pada siang hari, namun juga mendapatkan tidur yang optimal. Bagaimana caranya? Simak tipsnya berikut ini.

owl-163574_640

1. Temukan waktu tidur optimal Anda

Langkah pertama adalah dengan menemukan waktu ideal bangun dan tidur Anda. Untuk menemukannya Anda memang perlu melakukan sedikit eksperimen. Tujuan dari eksperimen ini, menururt Dr. Michael Breus, adalah untuk membuat Anda bangun tidur tanpa alarm dan untuk menentukan ritme tidur Anda.

Bagi morning people, Anda bisa mulai menghitung mundur lima dari 90 menit siklus tidur atau kurang lebih 7.5 jam setiap Anda bangun tidur. Jika Anda bangun pukul 04.30 pagi, maka 7.5 jam sebelumnya adalah pukul 09.00 malam. Cobalah untuk tidur pada jam tersebut.

Jika keesokan harinya Anda bangun 10 menit sebelum alarm Anda berbunyi, maka Anda telah menemukan pola tidur Anda. Jika tidak, maka mundurkan waktu tidur Anda selama 15 menit selama tiga hari sampai Anda dapat terbangun 10 menit sebelum alarm berbunyi.

Baca juga: 3 Rutinitas Pagi yang Perlu Anda Coba

Bagi night owls, caranya pun juga sama. Tentukan waktu ideal Anda bangun tidur dan hitung mundur 7.5 jam sebelumnya.

Perlu Anda ingat bahwa waktu tidur yang cukup tidaklah berguna jika tidur Anda tidak berkualitas. Pastikan kamar tidur Anda mendukung Anda untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Cek kasur, bantal, guling bahkan sprei Anda. Jika sudah saatnya diganti, gantilah dengan yang baru. Perhatikan pencahayaan dan suara-suara yang sekiranya dapat menganggu Anda saar tidur.

2. Ketahui waktu produktif Anda

Hampir setiap orang biasanya mengetahui kapan waktu ptoduktifnya masing-masing. Namun yang lebih penting adalah bagaimana memaksimalkan produktifitas Anda ketika Anda merasa lelah. Kemampuan untuk terus fokus memiliki batasan dan kelelahan dapat membuat Anda kurang produktif dalam menyelesaikan pekerjaan yang penting.

Bagi morning people, hal ini cukup mudah. Kerjakan hal yang Anda anggap penting pada pagi hari. Jika Anda ingin mengawali hari secara perlahan, Anda bisa melakukan apa yang Anda inginkan seperti meditasi, latihan ringan bahkan sarapan. Asalkan Anda tidak tergoda untuk mengecek email Anda, karena hal tersebut akan mengganggu produktivitas pagi Anda.

Bagi Anda yang merasa aktif ketika siang hari, hal ini akan sedikit sulit. Mike Vardy menjelaskan dalam tulisannya yamg berjudul “Night Owl Action Plan“, bahwa Anda disarankan untuk merencanakan apa yang akan Anda lakukan keesokan hari pada malam hari sebelum tidur.

Lalu keesokan harinya Anda bisa memulai mengerjakan hal yang Anda anggap mudah dan diakhiri dengan mengerjakan hal yang Anda anggap sulit. Anda pun bisa tidur siang sejenak sebelum mengerjakan tugas sulit Anda untuk mengisi tenaga.

Baca juga: Sisihkan 7 Menit di Pagi Hari, Dijamin Hari Anda Lebih Produktif

3. Ketahui pula waktu tidak produktif Anda

Anda pasti ingin menyelesaikan tugas penting saat Anda sedang produktif. Berdasarkan hasil studi diketahui bahwa seseorang yang dapat menyelesaikan analytical questions dalam waktu produktif mereka ternyata dapat menampilkan performa baik pula pada pertanyaan yang membutuhkan creative thinking pada waktu sebaliknya. Artinya mereka yang sedang tidak dalam waktu produktif sekalipun dapat menghasilkan pemikiran yang kreatif.

Bagi early birds, hal ini berarti Anda perlu menuliskan ide-ide cemerlang Anda sebelum tidur dan mencari inspirasi pada saat makan malam. Sedangkan bagi night owl, kerjakan hal-hal yang membutuhkan innovative thinking pada pagi hari baru mengerjakan hal-jal yang membutuhkan analytical thinking kemudian.

4. Menyesuaikan waktu kerja dengan waktu produktif Anda

Meskipun kelihatannya tidak mungkin. Namun bisa saja Anda menyesuaikan waktu kerja Anda dengan waktu produktif Anda. Jika Anda night people, sampaikan pada boss Anda bahwa Anda ingin mulai bekerja satu atau dua jam lebih lambat. Jelaskan bahwa Anda lebih produktif pada malam hari dan biarkan ia memperhatikan saat Anda mencobanya.

Sedangkan bagi morning people, cenderung akan merasa tertekan jika harus bekerja hingga larut malam. Anda bisa menawarkan pada boss Anda untuk masuk lebih awal dan pulang lebih cepat.

Anda juga perlu menjelaskan waktu produktif Anda pada rekan-rekan Anda, tidak perlu takut. Meeting harus dijadwalkan sesuai dengan kemampuan setiap orang. Sampaikanlah kapan waktu produktif Anda.

Night owl akan lebih memilih untuk meeting pada jam makan siang di saat ia sedang optimal, sedangkan early bird lebih memilih untuk meeting pada sore hari di saat energinya mulai menurun. (*)