Mengatasi Penyakit Akibat Kerja

Beberapa gangguan kesehatan akibat kerja adalah: gangguan tulang belakang, depresi, penyakit jantung koroner, arthritis dan penyakit paru-paru. Tiap tahun, penyakit-penyakit tersebut diperkirakan telah menyebabkan perusahaan rugi hingga trilyunan dolar akibat absennya karyawan, penurunan produktivitas dan naiknya biaya perawatan kesehatan. Namun, biaya dan kekurangan ini bisa diatasi.

Pengetahuan para manajer tentang kondisi apa saja yang mempengaruhi karyawan merupakan langkah pertama mendapatkan solusi agar dapat mengendalikan biaya kesehatan yang tinggi. Karyawan yang cuti sakit menguras hampir sebagian besar pengeluaran medis perusahaan. Dengan mempelajari pengalaman-pengalaman klaim akibat ketidakmampuan kerja, manajer dapat membantu mengendalikan absennya karyawan maupun meningkatnya biaya kesehatan dengan berkonsentrasi pada pencegahan, penyesuaian tempat kerja dan manajemen absensi.