Masih Ragu Bekerja di Rumah, Ini Kunci Suksesnya

Kadang-kadang, untuk memulai sebuah bisnis, kita tidak bisa langsung serta merta menyewa kantor. Acapkali bisnis kita harus dimulai dengan bekera di rumah. Banyak orang tak percaya bahwa karyawan atau pekerja bisa bekerja dari rumah, alasannya bervariasi dari mulai banyaknya gangguan, tidak fokus dan juga bekerja sendirian.

Bekerja di rumah memang tidak selalu cocok untuk setiap tipe orang. Orang-orang ekstrovert yang sangat suka bergaul dengan orang lain tentunya tak cocok dengan pekerjaan jenis ini. Tetapi bagi para introvert, cara ini boleh dicoba.

Berikut dicuplik dari forbes.com tentang bagaimana menyiasati bekerja di rumah agar mendapatkan hasil yang optimal:

1. Pusatkan Diri Anda

Di kantor, satu-satunya tempat kita menghabiskan waktu selama jam kerja adalah di kubikel atau di meja kerja masing-masing. Selama kurang lebih delapan jam, kita duduk di sana, fokus karena minim sekali distraksi. Berbeda dengan rumah, distraksi kerap muncul misalnya dari televisi, anggota keluarga lain dan bahkan tempat tidur sekalipun. Kunci utama kesuksesan kerja, di manapun itu adalah fokus. Fokus memang tidak mudah, akan tetapi kita harus tetap mencoba dan menganggap itu tantangan. Berusaha untuk fokus atau kita terpaksa menyewa kantor kecil di luar rumah.

Baca juga: Bekerja di Rumah Lebih Membuat Stress

2. Lebih Terorganisir

Semakin terorganisir ruangan kantor di rumah, kita pun menjadi lebih produktif. Atur semua alat yang diperlukan sejauh jangkauan tangan. Dengan begitu, kita tidak perlu berpindah tempat sehingga meminimalkan gangguan yang mungkin muncul. Yang biasa terjadi adalah, kita bangkit dari kursi, berjalan mencari apa yang kita butuhkan tetapi di tengah perjalanan justru tertarik dengan hal lain misalnya acara di televisi ketika melintas di ruang tamu, atau hal-hal lain yang ditemui di dalam rumah.

3. Menyisihkan Ruangan untuk Kantor

Ide dasarnya adalah untuk memisahkan tempat kerja dengan tempat bersantai. Masalah yang kerap muncul adalah rumah kita tidak terlalu luas sehingga kita tidak bisa memiliki ruangan kerja tersebut. Sebenarnya, ruang kantor di rumah ini tidak perlu luas. Bisa saja pojok kecil yang memungkinkan kita untuk menyelesaikan perkerjaan kantor dengan tanpa gangguan. Jadi, ketika kita duduk di tempat tersebut, pikiran kita langsung terfokus pada pekerjaan di kantor. Konsentrasilah bekerja dan bedakan antara waktu kerja dan waktu bersantai.

4. Paksa diri sendiri untuk keluar rumah

Keluar rumah jelas menyalahi konsep “comfort zone” bekerja di rumah. Tetapi dalam berbisnis, networking merupakan hal yang sangat penting. Mau tak mau, kita harus keluar, bertemu orang dan melakukan networking sekaligus membidik calon konsumen. Dengan demikian, ikutlah grup networking lokal yang berpotensi mendatangkan konsumen.

Baca juga: 13 “Gangguan” Bekerja di Rumah

Tags: ,