Kesuksesan Ditentukan Dari Nama Anda

William Shakespeare, seorang pujangga terkenal dari Eropa pernah berkata, “What’s in a name?” yang artinya apalah arti sebuah nama. Pernyataan ini mungkin cukup familiar bagi Anda. Namun jika Anda memiliki sebuah nama yang kerap kali sulit diucapkan oleh orang lain, atau nama yang berbeda dari biasanya, mungkin bukan hal yang mengherankan jika rekan Anda bertanya, “Maaf, bisa diulangi kembali. Hal ini kerap kali membuat Anda merasa kesal dan merasa bahwa nama Anda tidak akan memberikan dampak negatif pada profesionalitas Anda. Nyatanya, ternyata nama Anda dapat memberikan dampak bagi karir Anda.

Eryn Newman, seorang peneliti dari Victoria University of Wellington di New Zealand, menyatakan bahwa semakin mudah nama Anda diucapkan, maka semakin mudah juga orang lain akan mempercayai Anda. Dan begitupula sebaliknya, semakin nama Anda sulit diucapkan, maka Anda semakin terlihat tidak meyakinkan.

Untuk membuktikan bahwa nama berpengaruh pada karir Anda, para peneliti melakukan penelitian dengan mengumpulkan nama-nama dari setiap negara di dunia dan bertanya pada responden untuk menentukan rating seberapa berbahayanya seseorang berdasarkan nama mereka. Seseorang dengan nama seperti “Yevgeni Dherzhinsky” atau “Shobha Bhattacharya” akan terdengar lebih berbahaya jika dibandingkan dengan nama seperti “Putali Angami.”

Baca juga: 4 Bekal Perusahaan dalam Perjalanan Menuju Sukses

Dalam eksperimen lainnya, para peneliti menjodohkan pernyataan benar salah seperti “Jerapah adalah satu-satunya mamalia yang tidak dapat melompat,” dengan sulit atau mudahnya nama seseorang yang mengemukakannya. Partisipan akan cenderung mengatakan bahwa pernyataan tersebut benar ketika diungkapkan dengan seseorang yang namanya mudah diucapkan dibandingkan dengan mereka yang namanya sulit diucapkan.

Apa dasar teori dari mengucapkan sebuah nama ini? Newman menjelaskan bahwa ketika seseorang menerima informasi baru, sulit atau mudahnya informasi tersebut diproses memiliki peran yang penting. “Dalam penelitian lain ditemukan bahwa mereka yang doyan makan dan memiliki nama yang mudah diucapkan akan terlihat lebih baik dibandingkan dengan mereka yang namanya susah. Kami tidak berpikir bahwa ini adalah stereotip nama khas setiap budaya,” ungkap Newman.

“Selain itu, kami juga berpikir bahwa nama yang mudah akan lebih terdengar familiar atau lebih mudah untuk diproses dibandingkan dengan nama yang susah. Terdapat satu bagian di otak yang dapat merasakan kemudahan atau kefamiliaran atas sesuatu hal yang dapat kita percaya. Sedangkan informasi yang sulit diproses akan lebih terdengar berbahaya.”

Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya, dimana ditemukan bahwa seseorang dengan nama yang lebih familiar akan lebih disukai, lebih mudah untuk diingat, dan biasanya menempati posisi yang lebih tinggi. Dalam kata lain, tanpa Anda sadari nama Anda memiliki potensi yang memberikan dampak cukup besar pada karir Anda. “Dalam setting kerja, hal ini dapat berdampak pada penulisan CV Anda, dimana nama adalah apa yang Anda tuliskan paling awal. Pesan akan lebih tersampaikan jika disampaikan oleh mereka yang namanya mudah diucapkan dan diingat,” tambah Newman.

Dalam suatu studi ditemukan bahwa imigran Amerika Serikat yang mengganti nama mereka, lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan? Mengganti nama Anda? Hal ini mungkin tidak mudah. Solusinya adalah dengan mempergunakan middle name pada CV Anda yang lebih mudah untuk diucapkan. Studi lain yang dilakukan oleh University of Southampton dan University of Limerick menunjukkan bahwa mereka yang memiliki middle name kerap kali dipandang lebih cerdas.

Jadi, jika Anda sudah mengirim CV dan resume Anda ke sana kemari namun masih belum menemukan jawaban, apakah mungkin karena nama Anda adalah jenis nama yang sulit untuk diucapkan?

Baca juga: Satu Hal yang Tak Pernah Dilakukan Orang Sukses

Tags: