Kenali Si Penghambat Perubahan Ini

Setiap orang mendambakan kesuksesan, apapun definisi kesuksesan itu bagi mereka. Untuk itulah, mereka mempersiapkan banyak rencana untuk mewujudkan hal tersebut. Mereka menyiapkan visi maupun misi, juga daftar cita-cita yang ingin mereka raih. Namun, dari jutaan orang yang telah dengan detail menyiapkan rencananya, tidak semua mampu merealisasikannya.

Jika bukan karena faktor ekternal yang tidak bisa dikontrol, maka sesungguhnya penyebab kegagalan tersebut adalah diri sendiri. Pasalnya, banyak orang yang mampu membuat rencana, dan hanya sedikit yang dapat menjalankan rencana tersebut.

Dalam sebuah seminar bertajuk “Personal Excellence and The Succes Principle”, Peter Chee, seorang leadership coach sekaligus CEO dari ITD World : The Global Learning Solution Expert menyampaikan bahwa penghambat dari kesuksesan tersebut adalah rasa takut. Rasa takut sangat berbahaya karena dapat menahan seseorang untuk mengambil risiko dan melakukan aksi untuk mewujudkan rencana yang telah disusun. Padahal, ketakutan tersebut pada dasarnya bersumber dari diri sendiri. Ketakutan muncul ketika kita membiarkan pikiran kita mengimajinasikan hal buruk yang sebetulnya belum tentu akan terjadi.

Baca juga: Takut kehilangan pekerjaan hambat kreativitas

Menurut Peter, kita enggan mewujudkan rencana yang sudah disusun karena ketakutan kita pada empat hal, antara lain takut akan kegagalan, penolakan, penghinaan dan kehilangan. Keempat hal yang sebetulnya tak perlu ditakuti tersebut telah membuat ribuan orang gagal meraih mimpinya.

Lalu, bagimana cara kita melawan rasa takut tersebut? Berikut adalah beberapa tips dari Peter Chee:

1. Rasakan ketakutan Anda, tetapi tetaplah maju.

Daripada kita terus-menerus menghindar, mengacuhkan dan bahkan berpura-pura bahwa ketakutan tersebut tidak ada, lebih baik kita mengakuinya. Terimalah bahwa memang Anda merasa takut, rasakan ketakutan tersebut dan berkonfrontasilah. Lawanlah ketakukan Anda tersebut. Misalnya Anda takut ide Anda ditolak dalam sebuah rapat, maka sampaikan saja ide tersebut. Atau ketika Anda takut dimarahi bos karena sebuah kesalahan, tetaplah berani mengatakan yang sejujurnya dan terimalah masukan darinya.

2. Hadapilah penolakan dengan lapang dada.

Dalam kehidupan sehari-hari, penolakan adalah hal yang tidak dapat kita hindari. Bahkan, tokoh-tokoh hebat yang saat ini telah sukses pun pasti sudah pernah mengalami penolakan. Jack Canfield, pengarang Chicken Soup, pernah ditolak oleh 144 penerbit sebelum akhirnya ada satu yang menerima dan membuat bukunya best-seller seperti sekarang ini. Demikian juga Kolonel Sanders, pendiri dari restoran cepat saja Kentucky Fried Chicken (KFC), pernah 300 kali mendapatkan penolakan sebelum akhirnya menemukan orang yang percaya pada mimpinya.

Peter memberikan satu resep spesial untuk mengelola penolakan. Hal tersebut disingkat menjadi “SWSWSWSW” yaitu “Some Will, Some Won’t, So What? Someone’s Waiting”. Intinya, kita tidak perlu mempersoalkan penolakan satu atau dua orang karena masih banyak orang lain yang bisa menyediakan peluang untuk kita.

3. Jangan takut meminta

Anda ingin mendapatkan promosi, tetapi enggan mengatakan kepada bos, ingin disponsori, tetapi malu menyampaikan proposal. Hal seperti ini kerap terjadi. Oleh karena itu, janganlah malu meminta dan bertanya. Bertanya pun ada etikanya. Peter Chee menganjurkan agar kita bertanya pada orang yang tepat, waktu yang tepat, barang yang tepat dan menggunakan cara yang tepat. Selain itu, ingatlah untuk tidak langsung menyerah hanya dengan satu kali bertanya.

Baca juga: Karyawan Depresi Takut “Curhat” ke HR

Tags: ,