Jangan Sekadar Membaca, Tips Menyerap Pelajaran dari Bacaan

Membaca, tidak hanya sekadar membaca. Anda perlu menyerap dan mempelajari informasi yang Anda baca agar bermanfaat bagi diri Anda ke depannya.

Dunia bisnis selalu penuh dengan bacaan, dan bacaan tersebut tidak selalu menarik. Rencana  pemasaran, business plan, kontrak, dokumen legal, dan juga buku-buku bisnis. Semua ini adalah hal-hal yang harus dibaca, walaupun akan membuat Anda merasa mengantuk.

Anda perlu menyempatkan waktu untuk membaca tanpa gangguan agar dapat fokus menyerap informasi dengan baik. Inc.com memberikan beberapa tipsnya bagi Anda untuk menyerap informasi yang Anda baca lebih optimal.

1. Di-skim terlebih dahulu

Melihat artikel yang terlalu panjang atau buku yang terlalu tebal, sempat muncul rasa keengganan untuk membaca. Namun menurut Peter Economy seorang pakar manajemen, salah satu cara mensiasatinya adalah dengan membaca dengan teknik skimming. Membaca skimming merupakan suatu teknik membaca cepat untuk mencari ide pokok dari suatu bacaan. Selama meng-skimming bacaan, Peter menuliskan poin-poin penting dari yang ia baca. Setelah selesai, ia kemudian membaca review dari poin penting yang sudah ia kumpulkan dan mencari tahu lebih lanjut mengenai apa saja yang perlu ia ketahui.

2. Mengkolaborasikan gaya belajar

Cara setiap orang menyerap informasi berbeda-beda, bergantung bagaimana gaya belajarnya. Jika Anda seorang yang kinestetik dan auditory seperti Marla Tabaka, seorang penasihat UKM, ia membaca dengan keras informasi yang ia baca dan menafsirkannya secara visual. “Jika Anda seorang yang kinestetik, Anda bisa membaca sambil menggerakkan tangan Anda, namun jika Anda seorang  auditory, Anda bisa membaca sambil menggumamkan apa yang Anda baca,” ungkap Marla.

3. Pahami gaya belajar Anda

Eric Holtzclaw, penulis kolom Lean Forward, merupakan seorang auditory. Eric lebih memahami suatu informasi jika ia mendengarnya. “Pekerjaan saya membutuhkan saya untuk mampu me-review business plan dan corporate strategy dengan cepat,” ungkap Eric. Untuk menyiasatinya, Eric mempergunakan smartphone dan tablet-nya. Eric memanfaatkan fitur text-to-speech untuk membacakan kontennya. Sambil mendengarkan, ia juga sambil memahami dan merangkum apa yang dimaksud. Menurut Eric, hal ini sangat menguntungkan bagi dirinya yang mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk membaca.

Bagaimana dengan Anda? Mungkin mulai saat ini Anda bisa mencari tahu bagaimana gaya belajar Anda agar Anda dapat menyerap informasi lebih optimal.

Tags: