Jangan Pernah Meminta “Nasihat Baik” jika Tidak Ingin Mimpi Anda Pupus (Bagian-1)

list-800759_640

Hidup kita tidak akan ada artinya apabila kita tidak memiliki rencana sama sekali. Hampir semua dari kita memiliki tujuan tertentu ketika menjalani kehidupan. Sebagian dari kita beruntung karena sudah yakin betul dengan mimpi kita, tetapi sebagian yang lain masih mencari. Namun, di manapun posisi kita sekarang, kita memiliki tendensi untuk meminta pendapat atau nasihat orang lain untuk menentukan langkah hidup kita menggapai cita-cita.

list-800759_640

Dalam sebuah artikel yang ditulis dalam riskology.co dan diulas kembali oleh huffingtonpost.com, dijelaskan oleh Tyler Tervooren, pendiri riskology bahwa meminta nasihat orang lain untuk menentukan mimpi kita adalah ide yang buruk. Nasihat yang baik memang terlihat tidak berbahaya dan sesekali justru menguntungkan, tetapi ada sisi gelap di balik nasihat yang baik tersebut.

Jadi, sebelum meminta nasihat, kita perlu memperhatikan “apa” yang ingin kita konsultasikan dan kepada “siapa” kita meminta saran. Agar terhindar dari penyesalan karena kurang berhati-hati mengikuti nasihat orang lain, berikut adalah beberapa hal yang bisa dijadikan rujukan sebelum meminta nasihat.

Yang terbaik dari “nasihat baik”? Jangan pernah meminta!

Semakin bagus ide Anda, semakin menarik, semakin unik dan semakin bermakna untuk Anda, akan semakin sedikit orang yang bisa membantu Anda mewujudkan ide tersebut. Dunia tidak pernah siap dengan ide-ide yang terbaik.

Ide semacam itu membuat orang-orang tercengang. Ide terbaik diciptakan oleh seorang kreator hebat dan biasanya bisa menunjukkan apa yang kita inginkan dan butuhkan sebelum kita sendiri tahu apa keinginan dan kebutuhan kita.

Baca juga: 14 Nasihat Terbaik dari Ayah Para Tokoh Sukses (Bagian-1)

Oleh karena itu, semakin baik ide Anda, semakin sulit orang-orang membayangkannya sebelum merasakan atau menyentuhnya. Jika mereka saja belum paham, lalu nasihat baik seperti apa yang bisa mereka berikan?

Ketika berbicara tentang ide hebat, “nasihat baik” adalah hal yang buruk. Jadi jangan pernah meminta!

Nasihat yang diberikan orang lain kepada kita diperoleh dari pengalaman-pengalaman konvensional. Latar belakang pekerjaan dan pengalaman orang yang kita tanya sangat berpengaruh terhadap nasihat yang diberikan dan cenderung mempertanyakan kapasitas kita untuk mewujudkan ide tersebut. Namun, ide yang terbaik biasanya merupakan ide yang tidak pasaran, melanggar aturan, aneh dan tidak bisa diimplementasikan oleh orang sembarangan.

Jika Anda ingin tahu apakah ide Anda baik atau tidak, Anda bisa menanyakan pada diri sendiri mengenai dua hal:

1) Apakah ide ini pernah berhasil sebelumnya?

2) Apakah saya memiliki kualifikasi yang cukup untuk mewujudkan ide ini?

Jika jawaban dari kedua pertanyaan di atas adalah “tidak” maka tidak ada jaminan apapun kita bisa mengerjakan ide kita. Namun jika sebaliknya, Anda bisa bekerja lebih keras untuk mewujudkan ide Anda.

Di tulisan berikut akan dibahas mengenai; “Waktunya Mengeksekusi”.  (*)