Jangan Hanya Kesan Pertama, Tetapi yang Bertahan Lama

Sebagai seorang leader, manager maupun supervisor, kemampuan untuk memberi pengaruh terhadap orang lain adalah sangat krusial. Skill tersebut akan sangat bermanfaat ketika kita mengarahkan bawahan kita. Tentunya, tidak hanya orang yang mempunyai posisi, setiap orang yang ingin sukses perlu memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain.

Lalu bagaimana menumbuhkan pengaruh terhadap orang lain? Salah satu caranya adalah dengan menciptakan impresi atau kesan positif yang bertahan lama, untuk jangka waktu yang lama dan tidak hanya kesan pertama.

Dale Carnegie, penulis buku “How to Win Friends and Influence People in the Digital Age” mengungkapkan ada beberapa strategi bagi kita untuk membangun impresi yang sifatnya jangka panjang.

Berilah perhatian pada hal-hal yang membuat orang lain tertarik. Pada masa-masa sekarang, orang begitu sibuk berkutat dengan urusannya masing-masing. Sulit bagi mereka untuk mencari waktu peduli terhadap urusan atau minat yang dimiliki oleh orang lain di sekitarnya. Dengan situasi tersebut, orang akan merasa dihargai ketika orang lain memperhatikan kegiatan atau barang-barang yang menarik baginya.

Carnegie menjelaskan bahwa perhatian tidak harus selalu diartikan dengan mengikuti kegiatannya, bergabung dengan klubnya ataupun bertemu secara langsung untuk membahas hal-hal yang menjadi favoritnya. Berbagai hal simpel dan mudah dapat kita lakukan untuk menunjukkan perhatian kita terhadap orang-orang di sekeliling kita. Satu hal yang penting untuk kita camkan adalah kita tidak bisa berharap agar orang lain tertarik dengan kita tanpa kita juga memiliki ketertarikan pada mereka.

Cobalah untuk tersenyum

Meskipun kita hidup dan berinteraksi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda, sebuah senyuman tetap saja akan membawa suasana yang penuh cita. Hal ini akan membuat orang menjadi lebih bahagia ketika bekerja sama dengan kita, karena suasana kerja yang dibangun juga menyenangkan.

Sederhananya, senyum yang kita tunjukkan adalah sebuah isyarat bahwa kita bahagia bertemu, berinteraksi dan bekerja dengan orang-orang yang kita beri senyuman tersebut. Secara otomatis, mereka juga akan memberikan tanggapan yang sama terhadap kita, yakni dengan atittude yang positif.

Pelajari nama-nama rekan kita

Sebuah nama adalah layaknya logo sebuah perusahaan. Terlebih di dunia yang serba digital seperti sekarang ini, orang-orang semakin ingin namanya dikenal. Mereka berkicau di sosial media agar suaranya didengar dan dengan demikian namanya juga terangkat. Oleh karena itu, impresi dapat kita bangun dengan mengingat nama orang. Apabila kita
rajin mengingat nama orang, kecenderungan orang juga akan lebih tergerak untuk mengingat nama kita.

Mendengarkan lebih lama

Sungguh-sungguh mendengarkan berarti mendengar apa yang mereka katakan, apa yang tidak mereka katakan dan maksud dari perkataan mereka. Cara menjadi pendengar yang baik adalah tidak banyak mengiterupsi saat teman kita sedang bicara, menggunakan persaaan dan juga mengerti bahasa nonverbal yang mereka gunakan. Carniege mengatakan bahwa mendengarkan adalah sebuah jembatan bagi kita untuk
menumbuhkan impresi yang berkelanjutan oleh orang lain terhadap kita.

Tidak ada seorang pun yang tidak ingin berada di dekat orang yang membiarkan pemikirannya terhenti sementara, hanya untuk menghargai pemikiran kita.

Mendiskusikan hal-hal yang mereka anggap penting

Untuk bisa mempengaruhi orang lain, kita harus tahu hal-hal apa saja yang penting bagi mereka. Carnegie memaparkan bahwa sekali kita bisa memahami sesuatu yang penting bagi orang lain dan meluangkan waktu untuk mendengar ceritanya atau berdiskusi tentang hal-hal tersebut, akan lebih mudah bagi kita untuk merangkul mereka, mengajak mereka
untuk melakukan hal seperti yang kita ingin mereka lakukan. Dalam proses membangun bisnis, kegiatan ini dikatakan sebagai customer relationship management.

Kita yang meninggalkan lebih baik daripada kita yang mencari

Orang cenderung akan melakukan hal yang sama ketika kita meluangkan waktu untuk mengesampingkan kepentingan pribadi demi mewujudkan kepentingan orang lain. Dan untuk membangun hubungan yang baik, kuncinya adalah secara konsisten memberikan nilai tambah kepada mereka.

Tags: