Hindari Kata “Jadi” Saat Bicara di Depan Umum

Semua orang menyadari bahwa kata-kata seperti “um..,“ “oke…,” ataupun “ah…” adalah filler words yang biasa dipergunakan saat sedang berbicara di depan umum. Namun penggunaannya yang tidak tepat dapat membuat pendengar mempertanyakan pemahaman Anda, sebagai pembicara, atas apa yang Anda jelaskan.

Tahukah Anda bahwa masih ada filler words lain yang bisa memberikan dampak buruk bagi Anda saat berbicara di depan umum ataupun ketika sedang presentasi.

Anda biasanya tidak menyadari hal ini, namun ternyata kata ini bisa memberikan dampak pada pendengar Anda. Jenis kata filler words biasanya mudah untuk diucapkan. Para pembicara biasanya cenderung terhenti pada kata-kata seperti “oke” atau “tahukah Anda” ketika berbicara di depan umum. Namun ada satu kata yang kerap kali dipergunakan dan tidak disadari sebagai filler words, yaitu “jadi….”

Baca juga: Terampil berbicara di depan publik

Kenyataannya kata “jadi” kerap kali dipergunakan para presenter saat berbicara. Dan biasanya ditempatkan pada saat yang tidak tepat. Maka dari itu Toastmaster’s Club melakukan evaluasi terhadap cara berbicara. Menurutnya, kata “jadi” merupakan versi sederhana dari kata “um.” Kata “jadi” biasa dipergunakan para pembicara untuk memperpanjang waktu ketika ia sedang berpikir mengenai apa yang akan ia perbincangkan berikutnya.

Kata “jadi” akan memberikan kesan sedikit dramatis, namun berdampak pada apa yang disampaikan secara keseluruhan. Untuk para pendengar, penggunaan kata “jadi” membuat mereka akan memberikan perhatian lebih pada pembicara karena masih ada hal yang ingin disampaikan. Namun nyatanya, terkadang pembicara hanya sekedar berkata “jadi…” lalu kemudian membahas topik yang berbeda atau bahkan kemudian terhenti. Hal ini akan membuat pendengar menjadi sebal.

Pembicara yang baik mampu membuat ruang untuknya berpikir melalui jeda atau intonasi suara. Intonasi suara yang berbeda dan jeda adalah hal penting yang periu diperhatikan ketika Anda sedang berbicara. Hal ini akan memungkinkan pendengar untuk menangkap dan mencerna apa yang Anda sampaikan dan membuat mereka menangkap inti dari apa yang Anda sampaikan.

Karena itu pastikan pergunakan kata “jadi” secara tepat. Jika tidak tepat, berikanlah jeda sejenak. Para pendengar Anda pun akan lebih nyaman mendengarkan Anda.

Baca juga: Takut Berbicara di depan umum

 

Tags: