Berlibur dapat Tingkatkan Produktivitas

Jika Anda bosnya, maka bukan hal sulit bagi Anda untuk cuti dan berlibur bersama keluarga untuk sejenak melupakan pekerjaan. Namun penelitian terbaru menunjukan bahwa banyak bos yang tidak memanfaatkan hal tersebut.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Staples, alasan terbanyaknya adalah rasa takut akan terlepas dari pekerjaan. Sebagian besar para responden mengaku tidak berlibur selama musim panas ini, dan lebih dari 40% responden menyatakan bahwa mereka tidak dapat tenang saat berlibur karena terus memikirkan apa yang terjadi di tempat kerja.

Mungkin ini terdengar seperti paranoid, bahkan 13% responden menyatakan bahwa bisnis mereka mengalami masalah ketika mereka sedang tidak di kantor. Alasan lain mengapa mereka tidak memanfaatkan waktu cuti untuk berlibur yakni menekan pengeluaran (75%), meningkatkan produktivitas (59%) dan mengamankan aset berharga dari bisnis mereka (58%).

Padahal, berlibur dapat membuat pemimpin perusahaan bekerja lebih produktif dan lebih kreatif setelahnya. Berikut adalah beberapa tips dari Peter Handal, CEO dari Dale Carnegie, perusahaan pelatihan kepemimpinan, terkait berlibur sejenak dari urusan kantor Anda, seperti yang dikutip dari Inc.com:

1. Cutilah setidaknya satu tahun sekali

Jika Anda kesulitan untuk menemukan waktu untuk sekedar cuti sejenak di tengah tahun, cobalah di minggu terakhir akhir tahun. “Untuk perusahaan bisnis retail, minggu antara Natal dan Tahun Baru mungkin akan sangat sibuk, namun untuk perusahaan jenis lain, ini adalah waktu yang tepat,” ungkap Handal.

Baca juga: 7 Rahasia CEO Berlibur Tanpa Rasa Cemas

2. Berliburlah setidaknya satu minggu

Jumlah hari libur dan hari kerja harus diseimbangkan.  Menurut Handal, di Dale Carnegie ia tidak merekomendasikan karyawannya untuk cuti pada hari Jumat, karena tidak sepadan.

3. Cobalah untuk tidak mengecek email

Mungkin ini salah satu hal yang cukup sulit untuk ditinggalkan. “Cara terbaiknya adalah dengan benar-benar terlepas dari urusan kantor,” ungkap Handal. Jika memang sedang ada permasalahan yang memang harus diselesaikan segera, mungkin pada saat itu bukan waktu yang bijak untuk berlibur.

4. Habiskan waktu dengan melakukan hal favorit Anda

Lalu, bagaimana cara menghabiskan liburan yang baik? Jawabannya adalah dengan melakukan hal-hal favorit Anda yang selama ini kerap kali tertunda. Menghabiskan waktu untuk membaca buku yang sudah lama Anda beli namun tidak sempat dibaca, ataupun jogging di sekeliling rumah, atau pergi ke pantai dan bersantai, atau hal lain yang menyenangkan bagi diri Anda.

5. Pastikan bahwa karyawan Anda melakukan hal yang sama

Sama halnya dengan Anda, karyawan Anda juga membutuhkan liburan agar lebih produktif di kemudian hari. Doronglah mereka untuk mengambil cuti dan berlibur sejenak seperti yang Anda lakukan.

Baca juga: 70% Karyawan Ingin Resign Setelah Berlibur

Tags: ,