Berdasarkan Sains, 7 Hal Ini Membuat Kita Lebih Powerful

Terlalu percaya diri memang bukanlah sikap yang baik ketika itu berhubungan dengan sikap kita dalam berbisnis. Apalagi jika sikap terlalu percaya diri itu dibarengi dengan sikap cuek terhadap orang lain. Lain halnya dengan sikap percaya diri yang memang layak dan beralasan, itu justru menjadi semacam senjata ampuh untuk “menuntun” orang lain. Bagi seorang sales misalnya, membuat orang menaruh kepercayaan kepada kita hingga mengijinkan kita mengambil keputusan untuknya adalah hal yang sangat penting.

Tentunya, kita tidak ingin menjadikan rasa percaya diri menjadi angan-angan belaka. Berikut adalah cara praktis yang sudah teruji secara sains mampu meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan otoritas kita, seperti dilansir dari inc.com:

1. Gunakan permainan suara/intonasi

Sebuah penelitian oleh periset dari San Diego State University dan Columbia University mengungkapkan bahwa cara orang berbicara memperlihatkan tingkatan status mereka di suatu kelompok. Menggunakan suara yang tepat akan membantu Anda dalam bernegosiasi. Berbicara dengan tepat di sini maksudnya dengan tone yang konsisten, high pitch ketika diperlukan dan variasi tingkat kekerasan suara.

Baca juga: 6 Langkah membangun kepercayaan diri karyawan

2. Rentangkan Tangan/Kaki

Memanfaatkan bahasa tubuh (body language) secara tepat dan wajar mampu mengurangi stress dan meningkatkan rasa percaya diri. Sebelum menghadiri sebuah meeting untuk negosiasi, luangkan sekitar 10 menit berada di sebuah ruangan privat. Nah, di ruangan tersebut, cobalah untuk merentangan kaki dan tangan selebar mungkin. Biarkan kedua tangan dan kaki Anda memakan tempat sebanyak mungkin. Latihan semacam itu, selain merupakan mind game, juga terbukti mampu meningkatkan hormon testosterone yang berfungsi untuk meningkatkan kepercayaan diri. Sebaliknya, hormon kortisol yang menjadi pemicu stress, produksinya akan menurun.

3. Duduk Tegak

Postur adalah sesuatu yang sangat penting. Pose badan ketika berbicara juga sangat berpengaruh dalam meningkatkan “kuasa” yang kita miliki terhadap lawan bicara. Jadi, ketika bicara, sering-seringlah untuk berpose duduk tegak seperti yang telah disarankan oleh hasil riset dari Ohio University.

4. Dengarkan musik dengan bass yang tinggi

Musik dapat mempengaruhi mood kita atau dapat memperkuat efek dari mood yang sedang kita rasakan. Sebuah penelitian dari Kellogg School of Management di Northwestern University mengatakan bahwa musik yang beraliran bass-heavy terbukti dapat meningkatkan kepercayaan diri pendengarnya. Artinya, boleh saja kita jingkrak-jingkrak mendengarkan music yang keras untuk meningkatkan performa psikis Anda.

5. Gunakan pakaian yang tepat

Penelitian lain dari Kellogg School mengungkapkan bahwa pakaian memiliki peranan penting dalam menentukan perasaan kita saat sedang bekerja. Misalnya saja jas lab yang berwarna putih. Pakaian tersebut membuat pemakainya lebih penuh perhatian atau fokus dibanding warna dan model pakaian lain. Hanya saja harus diingat bahwa kita harus yakin terlebih dahulu bahwa pakaian itu memang powerfull, jika tidak, semuanya akan sia-sia. Dari penelitian, dikatakan bahwa untuk meningkatkan otoritas, jenis pakaian yang harus dipakai adalah yang berwarna gelap atau garis-garis lurus.

6. Pelajari keterampilan baru atau pelajari ulang yang sudah kita miliki

Seorang peneliti dari UK menemukan bahwa orang dewasa akan mendapatkan benefit berupa rasa percaya diri dan self-esteem ketika ia belajar. Belajar science, art, bahasa, atau bidang lain akan meningkatkan kepercayaan diri. Bahkan, kegiatan itu akan memberikan manfaat lain yaitu meningkatkan performa kesehatan.

7. Peroleh kemenangan terlebih dahulu

Dalam ilmu neurologi, dikenal istilah bernama “winner effect”. Sering kali ketika seseorang sudah menang, dia akan memperoleh kemenangan di kompetisi-kompetisi selanjutnya. Hal ini terjadi karena kemenanganan tersebut berdampak positif pada kinerja otak dengan membentuk feedback berupa lingkaran positif. Hal ini menyebabkan kita menjadi lebih siap sehingga membuka lebih besar peluang untuk memenangkan pertandingan berikutnya.

Baca juga: Bedanya sombong dengan percaya diri

Tags: