Bagaimana Kalau Harus Datang Terlambat Saat Wawancara?

Anda pasti pernah mendengar pernyataan “better late than never.” Namun apakah hal ini berlaku saat Anda menghadiri jadwal wawancara kerja? Ketika Anda terlambat saat menghadiri wawancara kerja, apa yang akan Anda lakukan?

Pulang ke rumah atau menghadapi proses wawancara yang seharusnya sudah berlangsung beberapa menit? Carole Martin, selaku penulis buku What to Say in Every Interview, memberikan beberapa cara untuk mengantisipasinya. Apa sajakah hal tersebut? Simak pemaparannya di bawah ini.

1. Memberi tahu bahwa akan terlambat

Menurut Martin akan lebih baik jika Anda menginformasikan pewawancara Anda bahwa Anda akan datang terlambat. Anda bisa menginformasikan melalui telepon ataupun pesan singkat. Saat menginformasikan keterlambatan, tanyakanlah apakah Anda masih bisa mengikuti proses wawancara ataukah tidak. Jika tidak, cobalah untuk melakukan reschedule. “Setiap orang memiliki agendanya masing-masing. Jika Anda diharapkan datang pukul 13.30 namun baru hadir pukul 14.00, artinya Anda mengacaukan jadwal secara keseluruhan. Dengan Anda menawarkan untuk reschedule, artinya Anda menghargai waktu orang lain,” ungkap Martin.

Baca juga: “Ceritakan tentang diri Anda”

2. Meminta maaf, namun tidak berlebihan

Ketika Anda meminta maaf karena datang terlambat, baik secara langsung ataupun tidak langsung, lakukanlah secara professional. Lakukan seperlunya dan tidak perlu berlebihan. “Biarkanlah pewawancara tahu betapa menyesalnya Anda datang terlambat, namun jangan berlebihan. Setiap orang pasti mengerti dan tidak perlu diperjelas lagi,” tambah Martin.

3. Tenangkan diri Anda terlebih dahulu

Ketika Anda datang terlambat, Anda langsung terburu-buru masuk ke dalam ruangan wawancara. Padahal akan lebih baik jika Anda menenangkan diri terlebih dahulu beberapa saat sebelum memasuki ruangan. “Masuk ke dalam ruangan dalam kondisi terburu-buru akan meninggalkan kesan yang tidak baik,” menurut Martin.

4. Tetap berpikir positif

Ketika Anda sampai, meminta maaflah dengan mengatakan, “Saya minta maaf. Saya tidak biasanya terlambat,” dan biarlah hal tersebut berlalu. Pikirkanlah bahwa jika proses wawancara ini berjalan mulus maka pewawancara Anda akan menjadi rekan kerja Anda. Berikanlah ia kesempatan untuk mengetahui diri Anda lebih dalam, terutama kelebihan Anda yang lainnya. “Woody Allen menyatakan bahwa 80% kesuksesan pada proses interview adalah karena hadir. Ketika Anda benar-benar hadir, jadikanlah hal tersebut 100%, ” ungkap Martin.

5. Buktikan bahwa Anda mudah untuk beradaptasi

“Sebanyak 50% proses interview dilakukan untuk mengetahui diri seseorang lebih dalam dan mencari tahu apakah ia tepat untuk perusahaan ataukah tidak. Bagaimana Anda mengatur diri Anda dalam kondisi di bawah tekanan dapat menjelaskan diri Anda,” menurut Martin. “Jika Anda datang terlambat, ini merupakan contoh kondisi jika Anda terlambat saat menemui klien dan perusahaan ingin mengetahui bagaimana Anda mengatasinya. Ini bisa menjadi tes bagaimana Anda mengatasi situasi tersebut,” tambah Martin.

Jika Anda terlambat datang untuk wawancara, yakinlah bahwa tidak semua kesempatan akan hilang. Siapkan diri Anda dan lewati situasi tersebut secara professional dapat menyelamatkan Anda saat wawancara dan tentu saja, kesempatan bekerja Anda.

Baca juga: 7 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Kepada Perekrut

Tags: ,