Aturan dalam Melimpahkan Tugas ke Orang Lain

Mungkin dalam suatu kesempatan Anda tidak mampu untuk menyelesaikan pekerjaan Anda karena satu dan lain hal. Lalu Anda ingin melimpahkan tugas tersebut untuk diselesaikan oleh orang lain ataupun tim Anda. Terkadang hal ini dapat menjadi momok bagi diri Anda untuk mempercayai orang lain untuk menyelesaikan tugas yang seharusnya Anda selesaikan.

Anda kemudian bertanya-tanya, bagaimana sebenarnya cara melimpahkan tugas dengan baik? Seberapa banyak tugas tersebut dilimpahkan kepada seseorang? Bagaimana Anda memastikan bahwa apa yang dikerjakannya sesuai dengan apa yang Anda inginkan? Tenang saja, Alex Cavoulacos memberikan 10 aturan yang harus dipahami dalam melimpahkan tugas pada orang lain seperti yang dikutip dari TheMuse.com

1. Bersabarlah

Ketika Anda pertama kali melimpahkan tugas pada orang lain atau tim Anda, mungkin tugas tersebut akan selesai lebih lama dibandingkan ketika Anda yang mengerjakannya. Maka dari itu Anda perlu bersabar. Hal ini sangat wajar.

2. Tidak Melimpahkan Tugas Terlalu Berlebihan

Melimpahkan tugas bukan berarti memberikan seluruh pekerjaan Anda untuk dikerjakan oleh orang lain. Anda perlu memahami perbedaan antara kedua hal ini.

Baca juga: Resolusi 2009 untuk Sukses Karier: Belajar Mendelegasikan Tugas

3. Pilihlah Orang yang Tepat

Pastikan bahwa orang yang Anda limpahkan tugas tersebut memiliki kemampuan yang diperlukan dalam menyelesaikan tugas tersebut. Jangan sampai Anda salah pilih sehingga malah pekerjaan Anda semakin bertambah karena harus terus-menerus memantau mereka.

4. Jelaskan Alasan Mengapa Anda Melimpahkan Tugas Tersebut

Ketika Anda memilih seseorang untuk dilimpahkan tugas, berikan alasan kepada mereka mengapa Anda meminta mereka. Berikanlah alasan yang jelas sehingga hal ini dapat membuat individu tersebut berkembang. Sehingga melalui tugas yang dilimpahkan padanya tersebut Anda bisa melihat apakah ia mampu menerima tanggung jawab lebih atau mungkin kemampuan dirinya yang lain yang Anda belum tahu.

5. Jelaskan Dengan Spesifik

Jelaskan dengan spesifik tugas apa yang harus dilakukannya, mengapa tugas tersebut harus segera diselesaikan, kapan tenggat waktunya, dan hasil apa yang diharapkan dari tugas tersebut. Jika Anda tidak menjelaskan secara detail mungkin hasil pekerjaannya pun tidak akan sesuai dengan harapan Anda.

6. Berikanlah Training

Melimpahkan tugas tidak hanya sekedar tugas yang dilimpahkan, termasuk di dalamnya kemampuan yang dibutuhkan dalam menyelesaikan tugas tersebut. Pastikan bahwa anggota tim Anda memiliki sumber daya yang cukup untuk menyelesaikan tugas yang Anda limpahkan. Bagaimana cara melakukannya? Cukup lakukan training secara berkala untuk mengetahui kemampuan tim Anda.

7. Dekatkan Diri dengan Tim Anda

Semakin Anda dekat dengan tim Anda, semakin Anda mengetahui kapabilitas mereka. Sisihkan waktu untuk tim Anda meskipun sebentar. Karena semakin kompleks tugas yang Anda berikan, semakin juga Anda perlu mengetahui kapabilitas tim Anda.

8. Biarkanlah Tim Anda Mandiri

Sekali Anda melimpahkan tugas pada tim Anda, melakukan training dan menjadwalkan waktu khusus untuk mereka, Anda perlu mundur perlahan dari proyek tersebut. Biarkan mereka menyelesaikan tugas dengan mandiri agar mereka mampu untuk belajar dari pengalaman yang mereka dapatkan.

9. Berikanlah Umpan Balik

Berikanlah umpan balik atas apa yang dikerjakan oleh mereka. Baik itu umpan balik positif maupun negatif. Hal ini akan membantu mereka mengevaluasi hasil kerja mereka.

10. Berterima Kasihlah

Anda harus ingat untuk berterima kasih pada tim Anda karena sudah mau dilimpahkan tugas dan sudah menyelesaikan tugas tersebut dengan baik.

Baca juga: Mendelegasikan Wewenang? Mudah Saja!

Tags: