Anda Stress? Konsumsi 14 jenis Makanan Ini

avocado-878958_640

Apakah sehari-harinya Anda merasa stress atau bahkan depresi? Tenang, Anda tidak sendirian.

Setiap orang pasti berpengalaman dengan rasa depresi ini apapun sebabnya. Stress yang kita alami pada dasarnya memberikan efek yang sangat buruk bagi tubuh terutama karena merusak sistem imun dan kita akan menjadi rentan terhadap penyakit.

Sementara olahraga  secara rutin dan melatih pernapasan bisa membantu Anda menangani stress, Anda juga dapat mengubah pola diet agar terhindar dari stress. Seperti dilansir dari entrepreneur.com, berikut adalah 14 jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika kita merasa stress.

avocado-878958_640

  1. Sayuran berwarna hijau tua

Sayuran hijau seperti bayam dan daun kale memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Jika kita konsumsi, zat ini dapat mendorong munculnya hormon dopamin yang berfungsi untuk memicu rasa senang. Oleh karena itu, ada korelasi yang kuat antara asam folat dengan level depresi yang kita alami. Selanjutnya, sayuran yang berwarna hijau tua dapat membantu  memperlambat penuaan dan mengandung vitamin K sehingga dapat menguatkan daya ingat dan keterampilan berpikir.

  1. Alpukat

Buah ini bukan hanya mengandung asam folat, tetapi juga 20 jenis vitamin dan mineral, termasuk vitamin E, Vitamin K, vitamin B dan potasium. Folat juga mencegah penumpukan homosistin, zat yang mengganggu sirkulasi nutrisi ke otak. Penumpukan homosistin juga mengganggu produksi serotonin, dopamin dan noreprinephrine, yang berpengaruh pada pengaturan mood, tidur dan minat untuk melakukan suatu hal. Semua hormon tersebut sangat berpengaruh terhadap level stress yang kita alami.

  1. Blueberry

Blueberry mengandung antioksidan sehingga buah ini bahkan dikategorikan sebagai salah satu buah paling sehat di dunia. Selain antioksidan, kandungan nutrisi dalam buah ini juga sangat lengkap mulai dari vitamin C, vitamin K dan zat mangan yang sangat penting untuk pembentukan dan penguatan tulang. Vitamin C dapat menjaga kesehatan sel sehingga dapat menangkal stress. Buah berry ini pun sangat cocok untuk dikombinasikan dengan berbagai jenis makanan seperti yogurt, puding dan  oatmeal.

  1. Cokelat Hitam

Ketika sedang stress, kita memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi makanan yang manis termasuk cokelat. Ketika Anda berpikir untuk menjadikan cokelat sebagai “pelarian”, pastikan  Anda memilih dark chocolate atau cokelat hitam daripada cokelat dengan campuran susu. Dark Cocholate terbukti mengandung lebih banyak antioksidan, polifenol, flavanol, dibandingkan berbagai jenis buah-buahan. Selain itu, makanan ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi rasa stress yang dialami.

  1. Oatmeal

Oatmeal mengandung jenis antioksidan unik yang hanya ditemukan di makanan tersebut yang bernama avenanthramides. Zat ini berperan penting untuk menurunkan tekanan darah dengan cara memproduksi oksida nitrat. Oksida ini berfungsi  untuk memperlebar pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah sehingga dapat menekan rasa stress. Selain mengurangi stress, oatmeal juga berfungsi untuk mengurangi kolesterol jahat.

  1. Bawang Putih

Para peneliti mengemukakan bahwa bawang putih bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah dan rasa stress. Bawang putih diperkaya dengan anti oksidan dan dapat membuat berbagai jenis makanan terasa lebih enak. Tak hanya itu, bawang putih juga membantu kita mengatasi sakit flu dan masuk angin. Stress memang selalu menyerang sistem kekebalan manusia. Jadi, bisa dipastikan bawang putih dapat menjadi musuh yang tangguh bagi rasa stress yang kita hadapi.

  1. Tiram

Tiram sangat kaya akan kandungan seng. Meskipun diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit dalam tubuh, peran seng ini sangat pada dasarnya penting. Seng berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dalam setiap ekor tiram, terkandung zat seng sebanyak delapan hingga sembilan miligram. Apabila tubuh kita setiap harinya hanya perlu 15 miligram seng, berarti menambahkan satu ekor kerang dalam menu makanan  kita akan memberikan dampak yang cukup signifikan.

  1. Daging Kalkun

Triptofan yang terdapat dalam daging kalkun adalah kandungan yang bertanggung jawab atas fenomena “ketiduran” setelah perayaan thanksgiving. Dugaan yang menyatakan bahwa daging kalkun ini berkhasiat menenangkan hingga membuat tertidur memang bukan hanya isapan jempol. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Psychiatry & Neuroscience menguatkan hal tersebut. Jadi, jangan ragu-ragu untuk menyimpan daging kalkun lemari pendingin Anda atau mencari cemilan berbahan dasar kalkun ketika sedang merasa depresi.

  1. Salmon Alaska

Beberapa peneliti mengungkapkan bahwa DHA adalah asam lemak penting yang ditemukan dalam otak manusia.  Dan Omega-3 yang ditemukan dalam salmon terbukti membantu baik untuk kesehatan otak manusia. Asam lemak Omega-3 dapat membantu melawan kecemasan dan mengurangi risiko depresi, karena membantu mengendalikan peradangan otak. Selain itu, asam lemak Omega-3 ini juga berkontribusi pada kesehatan jantung. Sebagian besar ikan, terutama ikan salmon, sangat kaya akan Omega-3, oleh karena itu perbanyaklah porsi ikan dalam menu makan Anda sehari-hari.

  1. Teh Chamomile

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Pennsylvania pada tahun 2009 menunjukkan  hasil bahwa peserta riset yang mengonsumsi kapsul chamomile memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah. Rupanya, senyawa dalam biji minyak chamomile yang bernama bisabolol memiliki sifat anti-iritasi, anti-inflamasi dan anti-mikroba. Ketika merasa stress, teh chamomile ini bisa menjadi alternatif yang pantas dicoba.

  1. Makanan berfermentasi

Bakteri baik atau bakteri menguntungkan, memiliki dampak langsung pada proses kimia yang terjadi dalam otak kita. Mereka membantu proses pencernaan dan mendukung sistem kekebalan dalam tubuh. Dengan mengonsumsi makanan berfermentasi, kita dapat menyeimbangkan flora yang terdapat dalam tubuh kita, sehingga kecemasan dan depresi dapat kita minimalkan.

  1. Sinar Matahari

Sinar matahari memang bukan makanan, akan tetapi sinar matahari pagi jelas sangat penting untuk tubuh Anda. Hormon serotonin yang berkaitan dengan peningkatan mood, akan lebih cepat diproduksi dengan paparan sinar terang matahari daripada dalam cahaya kurang. Orang yang kekurangan vitamin D juga akan mudah terkena serangan panik dan depresi. Selain didapat dari sinar matahari, vitamin D juga diperoleh dari bahan-bahan makanan seperti kuning telur, jamur dan salmon.

  1. Biji-bijian

Magnesium yang berperan sebagai perintis neurotransmitter seperti serotonin sangat terkenal karena kemampuannya mempengaruhi emosi seseorang. Zat ini juga mampu menciptakan kenyamanan dalam tubuh kita. Biji bunga matahari, labu dan wijen adalah contoh-contoh makanan yang banyak mengandung magnesium. Jadi, jangan ragu untuk menambahkan dalam salad, puding atau jus favorit Anda.

  1. Kacang Mede

Sebagai salah satu sumber magnesium, kacang mede juga bebas kolesterol dan kaya akan anti-oksidan. Oleh karena itu, kacang mede ini sangat baik kita konsumsi untuk mencegah penyakit jantung. Dengan banyaknya kandungan magnesium dan antioksidan, Anda  akan terhindar dari penyakit jantung dan depresi jangka panjang. (*)