Ambil Hati Karyawan Melalui Perutnya

Salah satu cara mengambil hati para karyawan adalah melalui perut mereka. Cemilan di meja kerja, pizza di ruang kerja, voucher diskon restoran sebagai reward, akan membuat karyawan lebih bahagia. Hal ini bukan saja sekedar membuat mereka lebih senang, tetapi juga membuat mereka lebih loyal pada perusahaan dan dapat meningkatkan hubungan antara karyawan dengan kantor. Hal ini dikemukakan oleh Seamless, salah satu website pemesanan makanan online.

Seamless melakukan survey terhadap 1.225 karyawan pekerja full-time, hasilnya adalah sebagai berikut:
– 57% responden menyatakan bahwa food-based perks akan membuat mereka merasa lebih dihargai
– 50% mengindikasikan bahwa food-based perks akan membuat mereka lebih puas dengan atasan mereka
– 50% meyakini bahwa berbagi makan siang dengan rekan kerja akan meningkatkan hubungan mereka terkait pekerjaan
– 41% menyatakan mereka yang menerima tawaran makan siang dari atasannya cenderung mau menerima suatu pekerjaan dibandingkan perusahaan yang tidak melakukannya

Selain makanan, berdasarkan survey Best Places to Work, tunjangan yang diinginkan karyawan adalah keanggotaan tempat olahraga/ gym/ yoga, yang disusul dengan kebijakan untuk berlibur.

Para karyawan tidak hanya sekedar menginginkan makanan, mereka benar-benar ingin mendapatkannya. Pada tahun 2013, hanya 5% dari pekerja yang mengikuti survey yang mendapatkan makan siang di tempat kerja, hal ini kemudian meningkat sebanyak 11% pada tahun ini. Selain itu, diketahui bahwa 11% lebih pekerja mendapatkan food-based perks di perusahaan mereka pada tahun 2014.

Anda tertarik untuk memberikan tunjangan makanan pada karyawan Anda? Mungkin Anda bisa mengikuti nasihat Suzanne Lucas, penulis blog The Evil HR Lady. Menurut Lucas, ”Memberi makan siang pada pekerja Anda bukanlah sekedar memesan pizza setiap minggunya. Adalah hal yang penting untuk memperhatikan juga kesehatan karyawan pada saat memesan makanan.”

“Meski tidak semua orang akan senang pada makanan yang Anda pesan, namun Anda tidak boleh mengorbankan kesehatan para karyawan. Anda perlu jeli melihat kesempatan yang baik untuk memberikan mereka reward,” ungkap Lucas.

Baca juga: Menentukan angka yang pantas untuk tunjangan makan dan transport

Apakah Tunjangan Makan&Transpor Masuk Hitungan Pesangon?

Tags: , ,