7 Cara Mengurangi Rasa Gugup

Setiap orang pasti pernah merasa gugup. Ketika wawancara saat melamar, pertama kali berbicara di depan umum, ataupun ketika mempresentasikan suatu project, ada kalanya Anda merasa gugup. Meskipun Anda sudah mempersiapkan diri, berlatih dan sebagainya, reaksi tubuh Anda karena gugup akan muncul pada perilaku Anda.

Anda akan merasa deg-degan, tidak enak di perut, mulai berkeringat dan wajah Anda mulai memerah. Wajar saja setiap orang merasa gugup ketika akan melakukan suatu hal. Namun kegugupan Anda akan menjadi tidak wajar ketika Anda mulai mengigiti kuku Anda, berkedip terlalu sering atau berbicara terlalu cepat. Bagaimana caranya menenangkan diri sendiri ketika merasa gugup? Inc.com memberikan pemaparannya untuk Anda.

1. Tarik nafas perlahan

Kegugupan Anda akan mengganggu pernafasan Anda. Anda akan mulai bernafas pendek-pendek dan tidak teratur. Sederhananya, cobalah tarik nafas dan buang nafas secara perlahan-lahan. Setelah itu cobalah tarik nafas agak dalam dan buang perlahan-lahan. Tarikan nafas yang dalam akan dapat menenangkan diri Anda.

Baca juga: 15 detik pertama yang menentukan presentasi Anda

2. Jangan menyatakan bahwa Anda gugup

Salah satu hal terburuk yang Anda lakukan adalah mengakui bahwa Anda gugup. Sekali Anda menyatakan bahwa Anda sedang gugup, maka tubuh Anda dengan sendirinya akan mengikuti kegugupan Anda. Tubuh Anda akan memunculkan gejala-gejala orang yang gugup, seperti berkeringat, muka memerah ataupun tangan yang bergetar. Cara mudah menghindarinya adalah yakinkan pada diri Anda bahwa Anda tidak gugup, Anda dapat melewati hal tersebut dan memberikan yang terbaik.  Berusahalah untuk optimis.

3. Berbicara perlahan

Ketika sedang gugup, biasanya kita akan berbicara terlalu cepat. Ketika Anda sedang gugup dan mulai berbicara terlalu cepat, cobalah untuk berbicara perlahan-lahan. Meskipun menurut Anda kecepatan berbicara Anda terlalu pelan, tapi setidaknya mereka yang mendengarkan Anda dapat mendengarkan apa yang Anda sampaikan. Jangan sampai mereka yang mendengarkan Anda tidak mendapatkan apa-apa hanya karena Anda berbicara terlalu cepat.

4. Tenangkan tubuh Anda

Berusahalah untuk menenangkan tubuh Anda. Pastikan bahwa Anda tidak tegang, tangan Anda tidak bergetar dan sebagainya. Pastikan tangan dan kaki Anda tenang. Rilekskan pula wajah Anda, jangan sampai terlihat tegang, khawatir ataupun tidak siap.

5. Menjaga kontak mata

Jika Anda sedang gugup, tanpa Anda sadari Anda akan menghindari untuk menatap penonton Anda. Jagalah kontak mata Anda namun jangan sampai terlihat kaku seperti robot. Boleh-boleh saja jika Anda melihat ke atas ataupun ke bawah ketika sedang berpikir mengenai apa yang akan disampaikan, namun usahakan jangan sampai terlalu lama dan terlalu sering, karena mengesankan bahwa Anda tidak siap.

6. Berikanlah pertanyaan pada penonton

Jika Anda merasa gugup dan merasa kesulitan saat akan menyampaikan sesuatu, tanyalah pada penonton. Ketika Anda melemparkan pertanyaan pada penonton, maka fokusnya akan berpindah pada penonton dan bukan lagi pada Anda. Hal ini akan memberikan Anda sedikit waktu untuk mengambil nafas, menenangkan diri untuk menyampaikan apa yang ingin Anda sampaikan.

7. Jadilah diri Anda sendiri

Ketika merasa gugup, kerap kali ada saja kesalahan yang terjadi. Jika hal ini terjadi maka tenangkan diri Anda. Anda adalah manusia yang pasti membuat kesalahan. Tidak perlu menutupi kesalahan Anda, bahkan beritahukanlah pada penonton bahwa Anda salah. Mungkin hal tersebut akan membuat mereka tertawa kecil dan membuat Anda melupakan kegugupan Anda.

Masih mencoba untuk melawan kegugupan Anda? Menurut Alison Wood Brooks, dosen dari Harvard Business School, Anda perlu mengubah kegugupan Anda menjadi kesenangan. Daripada mengakui bahwa Anda gugup, alangkah lebih baiknya jika Anda menyatakan bahwa Anda senang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Brooks mengenai fake it until you make it, mengubah rasa gugup menjadi rasa senang akan membuat Anda fokus untuk berusaha memberikan yang terbaik pada penampilan Anda daripada berlarut dalam kegugupan Anda.

Baca juga: 4 Gestur yang harus dihindari saat presentasi

Tags: ,