7 Aktivitas yang Dapat Meningkatkan Kecerdasan

guitar-445387_640

Apa yang biasa Anda lakukan pada waktu luang? Membaca buku, mendengarkan musik ataupun menonton film? Tenang saja, tidak ada yang salah dengan hobi yang Anda miliki.

Namun, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa aktivitas, yang bisa dikategorikan hobi, yang dapat meningkatkan kecerdasan Anda. Ketahuilah pula bahwa kecerdasan tidaklah stuck, namun dapat dikembangkan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan aktivitas baru.

guitar-445387_640

Seperti yang Anda ketahui bahwa mempelajari hal baru membuat otak membuat jalur syaraf baru yang akan bekerja lebih cepat dan lebih baik. Berikut akan dipaparkan 7 (tujuh) aktivitas yang akan membuat Anda dapat mengembangkan kecerdasan Anda. Simak ulasannya berikut ini.

1. Memainkan alat musik

Memainkan alat musik dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan analisis, bahasa, matematika, keterampilan motorik halus dan berbagai macam kemampuan lainnya yang tidak ada bedanya dengan berolahraga.

Namun ternyata yang membedakannya adalah memainkan alat musik dapat menguatkan corpus callosum, syaraf yang menghubungkan otak kiri dan kanan. Corpus callosum yang kuat dapat meningkatkan kemampuan eksekusi, daya ingat, pemecahan masalah, dan fungsi otak secara keseluruhan, bergantung pada usia Anda.

2. Membaca banyak hal

Termasuk membaca novel Harry Potter ataupun membaca isu terbaru di Wall Street Journal. Membaca ternyata dapat mengurangi stress dan meningkatkan tiga tipe kecerdasan, yaitu crystallized, fluid dan emotional. Ketiga tipe kecerdasan ini dapat membantu Anda dalam memecahkan permasalahan, melihat potongan setiap masalah, melihat pola permasalahan, memahami proses permasalahan dan menginterpretasikan perasaan orang lain.

Baca juga: Bagaimana Mengubah Hobi Menjadi Profesi

3. Berolahraga secara teratur

Olahraga teratur ternyata jauh lebih efektif dibandingkan hard work-out. Olahraga secara teratur dapat meningkatkan kadar BDNF (Brain Derived Neurotrophic Factor) dalam darah, yaitu protein membantu dalam daya ingat, belajar, fokus, konsentrasi dan memahami sesuatu.

4. Mempelajari bahasa baru

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang bilingual dapat menyelesaikan puzzle lebih baik daripada mereka yang hanya satu bahasa. Mampu mempelajari bahasa baru dapat membuat Anda menampilkan performa lebih baik dalam menghadapi permasalahan dan membuat perencanaan. Selain itu berbicara setidaknya dengan dua bahasa yang berbeda akan memberikan dampak positif bagi diri seseorang untuk mengatur lingkungan dan meningkatkan atensi Anda.

5. Menguji pembelajaran kumulatif

Mungkin Anda sudah paham betul ketika menjadi anak sekolah. Ketika akan menghadapi ujian Anda baru belajar H-1 dan dapat mengerjakan semua soal dengan baik keesokkan harinya. Nilai ujian Anda mungkin memang bagus, namun ternyata apa yang Anda pelajari pun menguap seketika selepas ujian.

Sistem belajar seperti itu beda dengan sistem dalam mempelajari bahasa baru. Sistem mempelajari bahasa baru mempergunakan sistem pembelajatan kumulatif, yang ternyata dapat meningkatkan kecerdasan seseorang.

Berbagai macam pola kalimat dan kata-kata akan terus diulang-ulang sepanjang Anda mempelajari bahasa, sehingga tidak mudah lupa. Cobalah aplikasikan proses ini pada kehidupan Anda sehari-hari dan kehidupan kerja Anda. Buatlah catatan penting dan bacalah.

Baca juga: Seperlima Karyawan Tingkatkan Pendapatan Lewat Hobi

6. Melatih otak

Permainan seperti sudoku, puzzle, riddle, board games bahkan video games, ternyata dapat meningkatkan neuroplasticity. Hal ini menjadikan kemampuan seseorang untuk melihat suatu permasalahan dari sudut pandangn lain, memahami sebab akibat, perilaku dan emosi seseorang meningkat.

7. Meditasi

Meditasi ternyata membuat seseorang dapat mengatur gelombang otak dan merasakan apapun yang ingin dirasakan pada saat kapan pun. Dalai Lama dan biarawan lainnya ternyata aktif untuk melakukan meditasi, hal ini membuat mereka dapat berpikir jernih dan tenang. Anda bisa mencoba melakukan meditasi saat akan menghadapi negoisasi, meminta kenaikan gaji, ataupun akan presentasi di depan klien. (*)