6 Tips Bekerja Dengan Bos Yang Lebih Muda

http://writingnarrativeessay.com/

p>Semakin lama Anda menunda waktu pensiun, maka bukan tidak mungkin Anda akan merasakan bekerja dengan atasan yang jauh lebih muda dari Anda. Jika hal ini terjadi, Anda jangan merasa malas dulu, mungkin pengalaman ini malah akan membuat Anda lebih tertantang.

Berikut 6 tips berdasarkan Survey yang dilakukan Women&Co yang menanyakan langsung pengalaman orang-orang yang pernah bekerja dengan “putra/putri” mereka:

1. Ingat Bahwa Anda Bekerja Bersama

Sheryl Huhn yang ikut dalam survey tersebut membagikan pengalamannya, “Yang bisa saya pelajari saat bekerja dengan bos yang lebih muda, yaitu sikap saling menghormati dan mau bekerja bersama untuk mencapai satu tujuan, 2 hal itu yang menjadi prinsip yang paling penting jika Anda dalam posisi yang sama dengan saya,” ujar Huhn. Ia pernah merasakan memiliki anak buah yang lebih tua dari ayahnya, dan sebaliknya ia juga pernah memiliki bos yang lebih muda dari dirinya. Menurutnya respect adalah prinsip yang mesti dipegang jika Anda mempunyai bos yang lebih muda dari Anda.

2. Jangan Menasihati Layaknya Orang Tua

Jika Anda tidak setuju dengan atasan Anda sebaiknya jangan menggurui layaknya orang tua. Hal ini biasanya kerap timbul saat review laporan tahunan. “Jika Anda menerima sebuah laporan tahunan dari orang yang lebih muda dari anak Anda, secara tidak sadar Anda pasti akan meragukan ‘siapa’ dia, ujar Julie Shiftman yang menulis buku berjudul “Act Three: Create the Life You Want After Your First Career and Ful-time Motherhood.” Jika memang benar-benar terbukti ada kesalahan, bicarakan layaknya seorang partner kerja dengan atasannya, bukan mencecarnya layaknya guru yang berpengalaman.

3. Tunjukkan Usaha Berharga Anda

Tidak perlu diragukan, pengalaman Anda pasti lebih panjang ketimbang Bos Anda, namun hal itu seharusnya memudahkan pekerjaan Anda bukan membuat Anda menjadi orang yang perlu “penghormatan.” Seperti yang dikatakan Nancy Sherr, seorang coach, “Cara terbaik untuk tetap bersinar adalah memberikan kontribusi dari pengalaman terbaik Anda sekaligus mendukung target-target manajer Anda,”ujar Nancy. Pengalaman Anda dan gaya kepemimpinan Bos Anda akan meningkatkan performa Anda berdua.

4. Amati dan Pelajari

Sebuah riset di Amerika menunjukkan bahwa pekerja berusia 20 hingga 30 tahun lebih sering berkomunikasi via email dan teks dibandingkan orang tua mereka. Hal itu bisa menjadi salah satu yang mungkin bisa Anda pelajari dari bos Anda. “Mengamati dan meniru merupakan keterampilan yang baik,” ujar Shiftman. Sebaliknya jangan dekati mereka dengan nasihat-nasihat orang tua.

5. Tingkatkan Skill teknologi Anda

Segera pertimbangkan untuk mengambil kursus atau training untuk menambah keterampilan Anda. Perbaiki social media Anda dan pelajarilah dengan lebih teliti, hal itu tentu akan membantu peningkatan karir Anda dan membuat Anda menjadi karyawan yang lebih berharga. Sayangnya menurut Shiftman kebanyakan pekerja kawakan yang sering ditemuinya malah mengatakan ini “kalau menyangkut teknologi saya memang tidak tahu.” Menurutnya setidaknya coba tunjukkan bahwa Anda bersikeras untuk belajar sesuatu yang baru, Anda pasti semakin dihargai.

6. Perbanyak Kerja Tim

Liz White, seorang Sales Executive Estee Lauder mengaku sering membantu beberapa manajer untuk membimbing mereka dalam menggunakan software terbaru. Liz mengatakan hal itu ia lakukan untuk membuat pekerjaan menjadi lebih efisien. Walau Liz adalah atasan mereka, ia tidak ragu untuk membagi pengetahuan kepada manajer yang relatif lebih tua darinya. “Saya menyadari bahwa dengan saling menghormati dan menyelaraskan tujuan akan membuat kita saling mengetahui apa yang terbaik untuk tim,” ujar Liz.

zp8497586rq
zp8497586rq