6 Langkah Membuat Kerja di Rumah Efektif

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, bekerja dari rumah bukanlah merupakan suatu hal yang aneh. Para pekerja di dunia bisnis mulai memikirkan tantangan baru di zaman ini dengan mempertimbangkan bagaimana jika pekerjaan dilakukan di rumah.

Untuk para pekerja, mereka mulai mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan bekerja dari rumah. Mereka menganggap bahwa dengan bekerja dari rumah, mereka dapat menghindari kemacetan, menghemat energi dan dapat bekerja lebih nyaman.

Namun kebiasaan sehari-hari dapat menjadi hambatan dalam bekerja dari rumah. Berikut kami sajikan beberapa tips untuk melalui transisi yang semulanya bekerja di kantor, menjadi bekerja di rumah, seperti dikutip dari inc.com.

1. Jadikan rutinitas sama

Buatlah rutinitas yang sama seperti ketika Anda bekerja di kantor. Bangunlah dan persiapkan diri Anda di waktu yang sama. Tetap jalankan rutinitas Anda sehari-hari dapat membuat anda fokus pada tugas yang harus Anda kerjakan dan Anda akan siap untuk Skype ataupun video chats.

Tidur lebih lama satu ataupun dua jam memang sangat menggoda, namun hal tersebut dapat mengganggu Anda dalam menyelesaikan tugas Anda dan membuat Anda kurang produktif.

2. Buatlah ruang bekerja yang terpisah

Buatlah ruang bekerja yang terpisah dan khusus untuk Anda bekerja. Meskipun hanya sebuah meja dan laptop Anda di sudut kamar, namun jadikanlah ruang tersebut tempat Anda bekerja. Bekerja dengan laptop di sofa depan TV ataupun tempat tidur, merupakan distraksi yang harus dihindari.

Jika Anda tidak tinggal sendiri, bersama keluarga, anak, dan sebagainya, buatlah ruang kerja Anda terbatas. Pintu ataupun tirai dapat membuat Anda merasa bahwa Anda di tempat kerja.

3. Tidak terdistraksi dengan pekerjaan rumah

Mungkin Anda akan tergoda untuk membersihkan ruang tamu, mencuci piring yang menumpuk ataupun menidurkan anak Anda ketika menunggu panggilan ataupun menunggu balasan email. Tanpa Anda sadari, Anda akan kehilangan waktu dan menyadari bahwa hari itu telah berakhir. Buatlah jadwal yang padat dan aturlah diri Anda untuk memisahkan kapan jadwal Anda bekerja dan kapan jadwal Anda mengerjakan pekerjaan rumah.

4. Beritahu yang lain bahwa Anda bekerja

Rekan dan keluarga Anda mungkin mengira bahwa Anda tidak bekerja karena Anda tidak pergi ke kantor. Telepon dari rekan ataupun keluarga mungkin akan meningkat, ajakan untuk pergi makan siang ataupun makan malam akan lebih banyak, dan keluarga Anda mungkin berharap Anda akan lebih banyak untuk mengerjakan pekerjaan rumah karena Anda berada di rumah sepanjang waktu.

Akan lebih bijaksana jika Anda memberitahukan rekan dan keluarga Anda bahwa Anda sedang bekerja, namun berbeda tempat. Tahanlah godaan makan siang yang kerap kali mengajak Anda karena ada pekerjaan yang harus Anda selesaikan.

5. Manfaatkan teknologi

Zaman sekarang, teknologi sudah sangat maju. Anda dapat memanfaatkan jejaring sosial untuk membuat Anda tetap terkoneksi dengan rekan kerja Anda. Video chat dengan menggunakan Skype atau Google Hangouts, mempergunakan aplikasi seperti Google Docs ataupun Evernote untuk mengedit file, dan memanfaatkan teknologi screen sharing seperti WebEx or Join.me.

Terdapat beberapa aplikasi yang tidak berbayar alias gratis, namun jika Anda membutuhkan aplikasi yang berbayar, perusahaan akan membantu Anda jika hal tersebut akan membuat Anda lebih produktif dalam bekerja dan mendukung kemampuan Anda untuk berkolaborasi.

6. Hadirlah sepenuhnya

Hal penting yang harus Anda ingat dalam bekerja dari rumah adalah hadir sepenuhnya. Maksud dari hadir sepenuhnya di sini ketika Anda melakukan video chats dengan rekan Anda, Anda tidak hanya hadir secara fisik namun juga secara mental. Perhatikanlah perbicangan yang terjadi, aktiflah dalam perbincangan lewat dunia maya tersebut, karena jika tidak rekan kerja Anda tidak akan mengganggap Anda dan atasan Anda akan mengira bahwa bekerja dari rumah bukanlah hal yang efektif untuk Anda lakukan.

Tags: ,