5 Tips untuk Berbicara Layaknya Bos

Pernahkah Anda memperhatikan para pemimpin-pemimpin besar saat sedang menyampaikan sesuatu di muka umum? Jika Anda rajin memperhatikan maka Anda akan dapat melihat bahwa cara bicara mereka tidak sama seperti orang biasa. Mereka sangat percaya diri, mudah dikenali dan vokalnya sangat baik. Sehingga saat mereka berbicara mereka dapat memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para pendengarnya.

Pemimpin yang baik adalah seorang komunikator yang baik. Terdapat beberapa tips yang dapat membuat Anda menjadi komunikator yang baik layaknya seorang pemimpin. Mari simak pemaparan di bawah ini seperti yang dilansir dari Entrepreneur.com.

1. Hindari “um…” dan “er….”

Saat Anda membutuhkan jeda ketika berbicara, hindarilah kata-kata “um,” “er,” dan sebagainya. Apalagi batuk dengan disengaja, menggigit bibir atau penggunaan gestur tangan yang berlebihan. Hal ini dapat mengganggu pendengar Anda. Anda bisa mengganti jeda “um” dengan kata-kata seperti “tahukah Anda,” “sebenarnya,“ atau “sejujurnya.” Lalu untuk menghindari gestur-gestur lain Anda bisa melatihnya dengan merekam diri Anda yang sedang berbicara. Perhatikan berapa kali Anda menampilkan gestur tersebut dan kurangilah perlahan-lahan.

Baca juga: Hindari kata “jadi” saat bicara di depan umum

2. Teruskan meskipun salah

Jika Anda sempat salah sebut atau pengucapan Anda dirasa tidak jelas, jangan berhenti dan meminta maaf. Teruskan saja presentasi Anda seperti tidak ada yang terjadi. Biasanya para pendengar tidak akan memperhatikan hal tersebut, kecuali Anda berhenti sejenak dan meminta maaf.

3. Hindari kata “mungkin..”

Agar terkesan sopan terkadang kita menambahkan kata-kata seperti, “mungkin,” “sepertinya,” “harapan saya,” atau sebagainya yang sejenis. Namun kata-kata seperti itu hanya akan melemahkan Anda dan status Anda sebagai pemimpin.

4. Akhiri kalimat dengan baik

Terkadang kita sering merasa kesulitan untuk mengakhiri apa yang sedang disampaikan. Sehingga pada akhirnya speech Anda terdengar menggantung. Salah satu cara menguranginya adalah dengan melatih cara berbicara Anda. Perhatikan bagaimana caranya mengakhiri suatu kalimat dengan baik sehingga tidak terkesan menggantung.

5. Satu konsep dalam satu kalimat

Ketika kita membatasi satu konsep untuk satu kalimat, maka jeda verbal antar kalimatnya akan menjadi penarik perhatian yang cukup baik tanpa ada waktu untuk jeda melakukan hal lain. Selain itu jika Anda membatasi satu konsep untuk satu kalimat Anda akan dapat fokus dengan apa yang Anda sampaikan dan informasi sampai dengan tepat kepada pada pendengar.

Baca juga: Ingin berbicara layaknya pemimpin, ikuti langkah berikut

Tags: , ,