5 Sikap Profesional yang Mendatangkan Respect

Pasti Anda menyadari kini telah berada di dunia yang berbeda dari sekolah, sekarang Anda mempunyai rekan-rekan yang lebih serius dan memandang pekerjaan sebagai dunia profesional. Namun apakah kita sudah menempatkan diri sebagai orang yang profesional?

Sayangnya seringkali kita mengasosiasikan professionalisme hanya berkaitan dengan manajemen atau leadership. Dalam dunia bisnis, setiap orang harus profesional. Saat kita sudah profesional maka respect semakin mudah kita dapatkan.

Menurut Sharlyhn Lauby dalam HR Bartender, keterampilan berkomunikasi penting untuk menunjukkan sikap profesional. Seberapa sering omongan Anda menjatuhkan kesan profesional Anda dan menjauhkan respect dari staff Anda? Selain komunikasi ada beberapa faktor lain yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

1. Ketahui Bidang Anda

Anda tidak harus mengetahui segalanya untuk mendapatkan rasa hormat dari orang lain. Malah sebaiknya Anda mengakui saja apabila Anda tidak mengetahui sesuatu. Kuasai bidang Anda dengan baik dan akui ketidaktahuan Anda bila sesuatu memang bukan bidang Anda.

2. Punya prinsip

Hal ini tentang etika dan batasan moral. Anda tidak perlu setuju dengan seseorang untuk menghormati etika mereka. Seringkali orang menyampingkan etikanya untuk menghindari konfrontasi. Padahal cepat atau lambat orang akan tahu hal itu, dan kredibilitas Anda akan hilang.

3. Tepati Janji Anda

Jika Anda berkomitmen terhadap sesuatu, maka lakukanlah. Jika suatu masalah terjadi maka beritahu rekan Anda atau negosiasikan waktu deadline Anda. Jangan mencoba bersembunyi atau berharap orang tidak akan memperhatikan keterlambatan Anda.

4. Jujur

Terdengar sederhana tetapi terkadang tidak mudah dilakukan. Misalnya saja apabila ada yang melakukan kesalahan, banyak dari kita yang memilih tidak mengabarkannya untuk menghindari konflik. Perlu diketahui bahwa kebohongan pada akhirnya akan terbongkar juga.

5. Dukung Rekan-Rekan Anda

Salah satu hal yang sering terjadi, seseorang kehilangan rasa hormat dari rekan kerja ketika dia berhenti mendukung mereka. Karena itulah tidak mudah menjadi seorang manager dengan berbagai tanggung jawab. Salah satunya adalah mengembangkan tim. Ketika salah satu anggota tim merasa ditinggalkan, maka rasa hormat perlahan-lahan akan luntur.

Tags: