5 Cara untuk Menurunkan Stress

team-386673_640

Jika Anda tidak ingin pekerja Anda stress, maka pastikan bahwa Anda sendiri juga tidak stress. Jika Anda sendiri mampu mengelola stress Anda, maka rekan Anda pun akan dapat melakukannya juga. Contoh yang Anda berikan bisa menjadi inspirasi yang patut ditiru oleh mereka.

team-386673_640

Image credit: Vait_mcright|Pixabay

Kira-kira, cara-cara apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stress? Simak 5 (lima) caranya berikut ini.

  1. Tetapkan tujuan yang jelas

Penting untuk mentransparasikan tujuan bisnis dan bagaimana peran pekerja untuk meraihnya. Pekerja harus tahu apa yang harus mereka kerjakan dan apa alasannya. Tidak perlu terlalu banyak tujuan, tetapkan tiga hingga lima tujuan yang utama setiap tahunnya. Libatkanlah pekerja Anda untuk mengembangkan tujuan individu mereka berdasarkan tujuan utama. Hal ini membantu para pekerja untuk memahami apa yang mereka lakukan sangat berperan penting bagi perusahaan.

  1. Tawarkan jam kerja fleksibel

Pada masa kini, gaji bukanlah segalanya. Banyak orang yang mencari makna dari pekerjaan mereka. Sebagian di antaranya menginginkan adanya jam kerja yang fleksibel untuk mengurangi beban hidup mereka. Jika Anda tidak mampu menaikkan gaji pekerja Anda, maka Anda bisa mencari pilihan lain. Salah satunya adalah dengan menawarkan jam kerja yang fleksibel. Secara tidak langsung Anda memberikan work-life balance bagi pekerja Anda.

  1. Membagi keuntungan perusahaan

Sudah sering pekerja melihat banyak uang yang diraup oleh perusahaan namun mereka merasa tidak mendapatkan hasil yang seimbang. Jika bisnis sedang menguntungkan, carilah cara untuk memberikan penghargaan pada pekerja ketika bisnis berjalan lancar. Misalnya melalui komisi ataupun bonus. Jika ternyata tidak memungkinkan, sekedar makan siang bersama juga bisa Anda aplikasikan.

  1. Tidak mendukung multitasking

Multitasking membuat otak kesulitan untuk fokus bahkan mengurangi energi otak. Fakta mengejutkan lainnya, dibutuhkan waktu sampai 23 menit untuk kembali fokus. Hal ini diungkapkan oleh Gloria Mark, selaku professor di University of California, Irvine. Cara terbaik untuk menghindarinya yakni dengan tidak menyarankan pekerja untuk melakukan multitasking. Anda bisa meminta mereka untuk tidak membawa laptop saat meeting ataupun membiarkan para pekerja istirahat selama 15 menit setiap beberapa jam.

  1. Ajak bergerak!

Pikiran tidak akan sehat tanpa tubuh yang sehat. Dukung pekerja Anda untuk pergi ke gym, latihan aerobik bersama atau sekedar jalan-jalan di seputar kantor. Jangan kaget jika tiba-tiba pekerja Anda memiliki fokus lebih baik dan pemikiran yang lebih jelas setelah rajin aerobik. (*)