5 Cara Bernegosiasi dengan Rekruter

Mendapatkan tawaran pekerjaan ibaratnya hanya baru memenangkan separuh dari pertandingan. Sisanya bergantung pada bagaimana Anda bernegosiasi untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Economic Times memberikan beberapa tips bagi Anda untuk bernegosiasi.

1. Perhatikan masalah lainnya

Gaji pokok biasanya adalah hal yang kerap kali dinegosiasikan oleh para kandidat. Namun Anda jangan sampai melupakan job description posisi yang akan Anda tempati, grade karyawan, birokrasi laporan pekerjaan, lokasi kantor dan sebagainya.

2. Lakukan riset kecil-kecilan

Sebelum Anda memutuskan untuk apply pada suatu posisi, pastikan Anda sudah melakukan riset kecil-kecilan sebelumnya. Setiap perusahaan pasti memiliki struktur organisasi dan struktur pembayaran yang berbeda-beda. “Mengetahui bagaimana struktur perusahaan yang akan Anda masuk akan membuat Anda bernegosiasi dengan baik,” ungkap Swapnil Kamat, selaku CEO dan founder Work Better.

3. Carilah informasi seputar benefit lainnya

Seorang kandidat harus mengetahui benefit apa yang akan didapatkannya jika masuk ke dalam perusahaan tersebut. Ini merupakan salah satu bahan sebelum Anda mulai bernegosiasi. Anda bisa bertanya seputar employment engagement programmes, fasilitas transportasi, tunjangan kesehatan dan sebagainya.

4. Berusahalah untuk terlihat meyakinkan

Selama negoisasi berlangsung Anda harus terlihat yakin dan percaya diri. Mulai dari bahasa tubuh, kontak mata bahkan suara Anda. Jangan sampai Anda terlihat tidak yakin, bingung dan tidak paham dengan apa yang sebenarnya Anda sampaikan. Hanya dengan keyakinan kuat dari diri Anda lah yang membuat Anda mendapatkan apa yang Anda negoisasikan.

5. Pikirkan target apa yang ingin Anda raih

Perusahaan terkadang meminta Anda untuk berpikir bagaimana Anda mengukur perkembangan karir Anda ke depannya. Tidak hanya sekedar membahas gaji saja. “Tanyalah secara langsung, dan cari tahulah nilai yang dianut oleh perusahaan tersebut. Cobalah untuk mencari tahu bagaimana orang-orang yang akan bekerja dengan Anda nantinya. Sehingga hal ini menjadi pertimbangan bagi Anda dalam memutuskan apakah pekerjaan tersebut akan Anda terima ataukah tidak,” ungkap Ajay Bhatt selaku HR Director Abbott India.

Baca juga: 4 Bias yang sering terjadi saat wawancara