4 Siklus Tidur yang Perlu Anda Ketahui

Manusia biasa tidur pada malam hari, dengan waktu standar selama tujuh sampai delapan jam. Jika Anda melakukan hal tersebut, maka Anda termasuk dalam siklus tidur monophasic.

Namun apakah siklus tidur seperti itu tepat bagi Anda? Jika Anda bekerja mulai jam 9 pagi dan berakhir pada jam 5 sore, mungkin siklus tidur tersebut tepat bagi Anda. Namun jika Anda bekerja dengan metode shift dan mendapatkan shift malam, apakah siklus tersebut tepat?

Monophasic Cycle merupakan siklus tidur yang biasa dilakukan oleh setiap orang. Tidur selama tujuh sampai enam jam pada malam hari cukup untuk mengisi energi Anda. Selain itu siklus tidur ini juga memiliki waktu tidur dan terjaga yang fleksibel dan memiliki resiko yang paling kecil terhadap sleep deprivation.

Namun siklus tidur ini membutuhkan waktu tidur yang cukup lama untuk mengembalikan energi. Siklus tidur ini cocok bagi mereka yang bekerja pada jam kerja regular ataupun mereka yang tidak dapat melakukan tidur siang dalam aktifitas kesehariannya.

Siklus ini biasa dilakukan oleh setiap orang, tapi tahukah Anda bahwa terdapat empat siklus tidur lain yang perlu Anda ketahui ataupun Anda coba? The Muse memberikan pemaparannya untuk Anda.

Baca juga: Sudahkah Anda tidur siang? tidur siang tingkatkan fungsi otak

1. Biphasic Cycle

Dalam siklus ini seseorang tidur selama dua kali dalam setiap harinya. Pertama, tidur selama lima sampai enam jam pada malam hari dan satu jam pada siang hari. Seperti yang kita ketahui bahwa tidur siang dapat meningkatkan fungsi memori dan kognitif, selain itu dapat meningkatkan kesehatan cardiovascular dan mengurangi stress. Namun siklus tidur ini tidak cocok bagi mereka yang menderita insomnia. Siklus tidur ini cocok bagi mereka yang tinggal di daerah Amerika Latin ataupun mereka yang tidak bermasalah saat tidur malam.

2. Everyman Cycle

Ini merupakan siklus tidur yang cukup singkat. Dalam siklus ini seseorang akan tidur selama 3,5 jam pada malam hari, dan melakukan tidur siang secara teratur selama 20 menit pada siang hari. Meskipun waktu tidur hanya 4,5 jam, siklus ini cocok bagi mereka yang tidak bisa mempergunakan siklus tidur Uberman ataupun Dymaxion.

3. Dymaxion Cycle

Dalam siklus ini seseorang tidur selama 30 menit, selama empat kali dalam satu hari. Dalam siklus ini waktu bangun lebih panjang daripada waktu tidur. Siklus ini cocok bagi mereka yang tidak membutuhkan banyak tidur ataupun untuk mereka yang secara genetis hanya butuh tidur sebentar. Kekurangan dari siklus tidur adalah sulitnya mengatur jadwal untuk tidur siang, karena tidak boleh terlalu lama ataupun terlalu sebentar.

4. Uberman Cycle

Dalam siklus ini seseorang tidur selama 20 menit, selama enam sampai delapan kali dalam satu hari. Jika ditotal, dalam siklus ini seseorang hanya tidur selama dua  sampai tiga jam perhari. Kekurangan dari siklus tidur ini adalah waktu bangun dan tidur yang tidak fleksibel. Siklus tidur ini cocok bagi mereka yang disiplin pada jadwal dan mereka yang beraktifitas tidak lebih dari 3,5 jam.

Jadi, siklus tidur yang mana yang Anda pilih?

Baca juga: Apakah perlu pekerja tidur siang?

Tags: